26.6 C
Manokwari
Senin, April 15, 2024
26.6 C
Manokwari
More

    Survei IJCC: Hampir Seluruh Elemen di Papua Barat Ingin Nataniel Jabat Caretaker Gubernur

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com – Hampir seluruh elemen masyarakat di Provinsi Papua Barat menghendaki agar caretaker Gubernur Papua Barat dijabat oleh Nataniel Mandacan. Mereka menilai tidak ada figur yang lebih pantas dari Nataniel.

    Dukungan ini disuarakan berbagai elemen masyarakat yang ada di Papua Barat. Masing-masing datang dari kalangan kepala suku. Kepala suku sendiri dianggap sebagai basis paling berpengaruh.

    Kemudian dukungan dari kalangan tokoh agama, tokoh pemuda dan kaum perempuan. Dukungan juga datang dari mama-mama Papua, pelajar dan mahasiswa, dan kalangan pemerintah, termasuk DPR Provinsi Papua Barat.

    Hal ini disampaikan oleh Ketua Irian Jaya Cricis Centre (IJCC), Tarsisius, ketika dihubungi lewat telepon selulernya Jumat (6/5/2022). Menurutnya, pernyataannya ini adalah hasil survei yang dilakukan oleh IJCC dalam dua bulan ini.

    Tarsisius menjelaskan bahwa ada sejumlah alasan mendasar mengapa hampir semua elemen masyarakat memberikan dukungan penuh kepada figur Nataniel Mandacan. Pertama karena Nataniel memiliki kemampuan akselerasi dalam manajemen pemerintahan yang mumpuni.

    Baca juga:  Lantik 6 Pejabat Tinggi Pratama, Dominggus: Bekerja Sesuai Tupoksi

    “Ia pernah menjabat sebagai Sekda Papua Barat, dan malang melintang di berbagai jabatan penting dan strategis di Papua Barat selama puluhan tahun. Terlepas dari dua alasan itu, ada alasan yang paling kuat yakni kemampuannya meredam berbagai kemungkinan konflik yang sudah dan mungkin akan terjadi di Papua Barat,” katanya.

    Karena itu sebagian besar dari kalangan kepala suku di Papua Barat menghendaki Nataniel sebagai caretaker Gubernur Papua Barat. Alasan dukungan yang sama juga dikemukakan oleh kalangan pemerintahan dan DPR Provinsi Papua Barat.

    Menurut Tarsisius atas dukungan dari berbagai kalangan masyarakat ini, IJCC sudah menyurati Presiden Joko Widodo pada Maret 2022 yang lalu. Surat setebal dua halaman itu dengan tembusan ke Menteri Dalam Negeri, KSP, Mensesneg, Menkopolhukam, Ka BIN, dan Ka BAIS.
    Isinya antara lain, IJCC meminta kepada Presiden Joko Widodo, dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk memberikan pertimbangan dukungan dari berbagai elemen masyarakat kepada Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Nataniel Mandacan untuk diangkat menjadi caretaker Gubernur Papua Barat, menyusul jabatan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang segera berakhir pada Mei 2022 ini.

    Baca juga:  Papua Barat Kekurangan Polisi Kehutanan, Sudah Banyak yang Pensiun pula

    “Kami dari IJCC mendukung sepenuhnya figur Nataniel Mandacan untuk diangkat menjadi caretaker gubernur Papua Barat, mengingat kemampuan dan kapasitasnya yang sudah tidak diragukan dan merupakan figur yang mumpuni,” jelas Tarsisius.

    Tarsisius mengatakan bahwa IJCC memandang jabatan caretaker haruslah berasal dari OAP yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak yang baik, memenuhi persyaratan kepangkatan, punya kapasitas, dan kapabilitas yang baik.

    ICC, katanya, juga menolak keras figur caretaker yang ditunjuk oleh pusat (Jakarta).

    “Kami yakin dukungan IJCC tidaklah salah. Dukungan kami didasari suara hati seluruh masyarakat Papua Barat yang juga sepakat dengan pandangan kami yakni menolak carataker dropingan dari pusat, dan memilih Nathaniel Mandacan karena sudah terbukti mampu menjalankan roda pemerintahan berdasarkan pengalaman-pengalamannya,” kata Tarsisius.

    Baca juga:  Wacana PPKM di Papua Barat, Kapolda Papua Barat Akan Berkoordinasi Dengan Pemda

    IJCC merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang didirikan tahun 1998/1999. Lembaga ini turut serta menggagas lahirnya Provinsi Irian Jaya Barat (Papua Barat ) pada tahun tersebut.

    Lembaga ini turut serta berjuang dalam setiap proses pembentukan untuk berdirinya sebuah provinsi baru di Papua.
    Sebagai sebuah lembaga yang berperan terhadap jalannya sejarah awal terbentuknya Irian Jaya Barat (Provinsi Papua Barat), kata Tarsisius, tentu secara etika moral, pihaknya merasa turut bertanggung jawab atas kelangsungan jalannya roda pembangunan, pengembangan daerah, dan terutama soliditas Pemerintahan Daerah dalam berbagai situasi dan zaman.

    “Untuk itulah, kami kami dari IJCC merasa perlu memberikan masukan-masukan yang berarti tentang figur-figur yang layak melanjutkan kepemimpinan di Papua Barat demi kemajuan daerah itu,” imbuhnya. (*/Red)

    Latest articles

    Kapolda Papua Barat Angkat Bicara Soal Insiden Oknum TNI-Polri di Kota...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pasca adanya perselisihan yang terjadi antara oknum TNI-Polri di Pelabuhan Kota Sorong pada hari Minggu (14/4/2024) Pagi, pimpinan dari institusi tersebut menjelaskan penyebab...

    More like this

    Kapolda Papua Barat Angkat Bicara Soal Insiden Oknum TNI-Polri di Kota Sorong

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Pasca adanya perselisihan yang terjadi antara oknum TNI-Polri di Pelabuhan Kota Sorong pada...

    DPC PDI Perjuangan Tambrauw Buka Penjaringan Balon Kepala Daerah 

    TAMBRAUW, Linkpapua.com- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kabupaten Tambrauw...

    Halal bi Halal, Pj Gubernur Ali Baham Bicara Pentingnya Mendorong Produksi Pangan

    MANOKWARI, linkpapua.com-Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar halal bi halal di...