27.8 C
Manokwari
Senin, Juli 22, 2024
27.8 C
Manokwari
More

    Self-Propelled Oil Barge (SPOB) Untuk Distribusi Crude Oil Hadir Di Bintuni

    Published on

    BINTUNI- Self-Propelled Oil Barge (SPOB) Untuk Distribusi Crude Oil Hadir kini hadir di kabupaten Teluk Bintuni.
    Bupati kab. Teluk Bintuni, Pit Kasihiw didampingi Direktur Utama Perusahaan Daerah, Markus Samaduda, meresmikan Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB) Sosar Matiti 01, di pelabuhan Teluk Bintuni, Selasa (18/8/20). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, dilanjutkan meninjau kondisi kapal baru.

    Kapal tersebut diadakan untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar minyak warga di kabupaten teluk buntuni. Kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB), sisar matiti 01 merupakan milik perusahaan daerah Teluk Bintuni Maju Mandiri.

    Baca juga:  Kunker ke Papua Barat, Baleg DPR RI Sosialisasi Prolegnas Prioritas 2021

    Sebagai langkah penghematan pengeluaran biaya Perusahaan, maka dibutuhkan suatu inovasi alat transportasi pengangkutan minyak bumi dari yang selama ini hanya menggunakan tongkang yang ditarik oleh kapal tunda.

    Self-Propelled Oil Barge (SPOB) diharapkan menjadi inovasi solusi yang cukup baik dalam hal sarana transportasi minyak bumi di daerah Kabupaten Teluk Bintuni.

    Markus Samaduda menjabarkan spesifikasi dari kapal Sisar Matiti 01 stype Self Propelled Oil Barge (SPOB), sebagai berikut: Dari proses optimasi didapatkan ukuran utama barge adalah panjang =29,24 M, Lebar = 6.50 M, Dalam = 3.00 Meter.
    sangross ton 158 t, imo no 9912945, call sign yb 6290, kecepatan kosong 7 knot/muatan 5,5 knot, register Samarinda, kapasitas kargo 300 kilo liter/cargo dauble grade solar dan bensin, mesin induk yanmar marine engine 6CH-WUTE/2×255 horse power.

    Baca juga:  Segera Disidang, Tersangka Korupsi Hibah Masjid di Kaimana Terancam 20 Tahun Penjara

    Pembuatan Samarinda, 26 Agustus 2019, dan diserahterimakan ke pemkab Bintuni tanggal 22 juni 2020. Nilai kontrak sebesar 7,7 Miliar, penambahan alat safety beserta alat pendukung, operasional sebesar Rp. 500 juta. Pemilik kapal yakni perusda bintuni maju mandiri berdasar gross akte Nomer 9126/tanggal 06 Mei 2020.

    Baca juga:  Polda: Situasi Papua Barat aman terkendali

    “Tujuannya memberikan kepastian stok, cadangan BBM untuk wilayah kabupaten Teluk Bintuni, pelayanan masyarakat dengan program satu harga dari kota, distrik, bahkan kampung,” kata Markus Samaduda.

    Bupati Pit kasihiw memberi apresiasi kepada Perusda yang telah mengambil suatu kebijakan yang luar biasa manfaatnya bagi warga Bintuni.

    “Manfaatnya sangat besar untuk masyarakat, dengan adanya Self propelled oil barge, kebutuhan bahan bakar warga terkait minyak bisa terpenuhi,” ujar bupati. (LPB5/red).

    Latest articles

    Kajari Teluk Bintuni Pamer Pencapaian: Dari Kasus Damkar hingga Kawal 18...

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com– Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni Jusak E Ayomi mengungkap sejumlah pencapaian Kejari Bintuni dalam rentang 2023-2024. Jusak menyebut, pihaknya berhasil membawa...

    More like this

    Kajati Papua Barat Harap HBA ke-64 jadi Momentum Introspeksi Diri

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kejaksaan Tinggi Papua Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-64,...

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam I

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya...

    Instruksi Ali Baham ke OPD: Agustus Serapan Anggaran Harus di Atas 50%

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengingatkan seluruh perangkat daerah...