25 C
Manokwari
Rabu, Februari 21, 2024
25 C
Manokwari
More

    Realisasi Pajak Papua Barat Tetap Meningkat Meskipun Pandemi

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapuabarat.com- Realisasi pajak di Provinsi Papua Baratpada tahun 2020 tetap mengalami peningkatan meskipun dilanda pandemi COVID-19.

    “Untuk Papua Barat kinerjanya melampaui target hingga 102,13 persen dengan realisasi mencapai Rp 2,46 miliar,” ucap Kepala Kantor Pajak Pratama Manokwari, T. B Safiudin pada jumpa pers di Manokwari, Selasa (12/1).

    Menurutnya ada beberapa sektor serta obyek yang memiliki sumbangsih besar terhadap realisasi pajak di provinsi ini. Sektor penyumbang tertinggi adalah konstruksi.

    Baca juga:  Wonggor: Penerimaan Bintara Polri Noken Harus Prioritaskan Orang Asli Papua Barat

    Di Papua Barat terdapat dua kantor layanan pajak yang berada dibawah Kementerian Keuangan yakni kantor pajak Pratama (KPP) Manokwari dan KPP Sorong. Masing-masing membawahi sejumlah kabupaten dan kota.

    Untuk KPP Manokwari, sebut Safiudin, beberapa obyek yang memiliki sumbangsih cukup besar antara lain pajak penghasilan pada sektor nonminyak dan gas bumi (Migas), pajak pertambahan nilai (PPN), pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM), pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pendapatan PPh STP serta pajak lainya.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Ajukan 2.302 Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro

    “KPP Manokwari kita mampu merealisasikan hingga 102,63 persen dengan nilai Rp 1,195 miliar dari target Rp 1,145 miliar,” katanya.

    Menurutnya ada enam sektor yang memiliki sumbangsih cukup besar yakni konstruksi, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran kendaraan, jasa keuangan dan asuransi serta sektor lain-lain.

    Baca juga:  Wakil Ketua DPRD Kaimana Bakal Maju Berebut Kursi DPR Papua Barat di 2024

    Ia berharap realisasi pajak pada tahun 2021 jauh lebih besar seiring program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah.

    “Di Teluk Bintuni sedang dibangun kontruksi untuk train tiga BP Tangguh. Selain itu akan dibangun pabrik pupuk di sana. Dari sisi perpajakan proyek ini akan mendongkrak pedapatan negara,” katanya lagi.

    Safiudin juga berharap operasi pabrik semen di Manokwari terus berjalan lancar. Kegiatan investasi asing itu menyumbang realisasi pajak cukup besar. (LPB1/red)

    Latest articles

    Isu Reshuffle Besok: Hadi Diplot jadi Menkopolhukam, AHY Isi Kursi...

    0
    JAKARTA,linkpapua.com- Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet, Rabu besok (21/2/2024). Isu yang beredar di Istana, ada dua pos menteri yang akan dirotasi, Yakni...

    More like this

    Pj Gubernur Ali Baham Beberkan Tantangan Berat Papua Barat Menuju Indonesia Emas 2045

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan, ASN harus menjadi...

    Hadiri Puncak HPN, Pj Sekda Papua Barat: Perlu Peningkatan Kolaborasi Pers dan Pemerintah Daerah

    JAKARTA, Linkpapua.com - Presiden Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024...

    Politikus Demokrat Nilai Metode Real Count tidak Tepat Diterapkan di Papua Barat

    MANOKWARI, linkpapua.com- Politikus Partai Demokrat Papua Barat Arifin mengatakan, real count KPU melalui Sistem...