BINTUNI, linkpapua.com – Animo para pemuda dari Tujuh Suku Teluk Bintuni untuk ikut dalam seleksi calon bintara Polri terbilang besar. Terbukti dalam tiga hari lebih dari 100 orang mengurus surat keterangan warga Tujuh Suku.
Hal ini dibenarkan Kepala LMA Tujuh Suku Marten Wersin saat ditemui di Kantor Pusat Lembaga Masyarakat Adat Tujuh Suku Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (11/4/2022). Ia mengaku salut dengan semangat anak anak muda Tujuh Suku untuk menjadi anggota Polri.
“Surat keterangan Nomor : 16-A. 02/LMA SUKU – TB /IV/2022, seketika sudah dimiliki oleh yang bersangkutan. Dengan ini menerangkan bahwa yang bersangkutan adalah benar-benar penduduk Teluk Bintuni berasal dari Suku Tujuh Suku,” ujar Martin.

Martin menyebutkan, dalam tiga hari terakhir, tercatat sekitar 150 orang pemuda Tujuh Suku yang mengambil keterangan. Ia berharap, mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaik untuk lolos dalam seleksi Polri.

“Yah kami dari LMA Tujuh Suku berharap anak-anak kami dapat diterima bergabung di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk posisi Bintara Polri, mungkin juga Perwira Polri kelak,” harapnya.

Martin mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah karena sebelumnya ada sekitar 150 orang putra putri Tujuh Suku yang sudah diterima menjadi anggota Polri. Selain itu ada juga sekitar 80 orang lolos menjadi anggota TNI.
“Ini bentuk kerja nyata kami di LMA Tujuh Suku. Jadi kami tidak berdiam diri, kami terus berupaya mencari ide-ide lain agar putra-putri kami dapat bekerja di institusi pemerintahan juga swasta,” tegas Martin Wersin.
Ia mengingatkan putra-putri asal Tujuh Suku agar mempersiapkan diri untuk menghadapi seleksi. Harus siap fisik dan mental. Dan terutama kata Martin adalah kepercayaan diri.
“Selain kesehatan, SDM juga harus diutamakan. Jangan kita ingin tapi tidak memenuhi syarat yang diinginkan,” pungkasnya. (LP5/red)






