Senin, September 20, 2021
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Senin, September 20, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,468
Total Kematian
Updated on Monday, 20 September 2021, 10:48 10:48 am
60,969
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 20 September 2021, 10:48 10:48 am
4,190,763
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 20 September 2021, 10:48 10:48 am

Pemkab Wondama Beri Bantuan Bama dan Uang 200 Ribu untuk Warga Isolasi Mandiri

WASIOR, linkpapua.com – Pemkab Teluk Wondama, Papua Barat telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan (bama) kepada warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar virus corona atau Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Sosial Eka Wosiri selaku koordinator Seksi Logistik Satgas Covid-19 Teluk Wondama, sejauh ini bantuan telah disalurkan kepada 135 warga yang sedang isoman.

Mereka tersebar pada tiga distrik yakni Wasior, Wondiboi dan Rasiei. Selain bama, kata Eka, setiap warga isoman juga diberikan uang tunai sebesar 200 ribu.

“Nilainya (bama) sebesar 400 ribu per kepala keluarga atau warga yang isoman dan uang tunai 200 ribu. Bantuan itu telah disalurkan sejak 19 Juli 2021, “ ungkap Eka melalui pesan suara whatsapp, Minggu sore .

Eka menyebut bantuan hanya diberikan kepada warga isoman sesuai dengan rekomendasi dari Tim Kesehatan Satgas Covid-19. Dalam penyaluran, pihaknya dibantu oleh petugas keamanan dari TNI/Polri juga petugas dari BPBD, Dinas Perhubungan serta beberapa OPD terkait.

Baca juga:  Kapal Indi Nurmatalia Karam Berhari-Hari, Kawal : Ini Kejahatan Lingkungan

“Total bantuan yang disiapkan tim logistik totalnya 193,5 juta. Jadi kita menyalurkan ketika ada rujukan dari tim kesehatan Satgas Covid, “jelas Eka.

Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor sebelumnya meminta agar setiap warga yang melakukan isolasi mandiri akibat terinfeksi Covid-19 diberikan bantuan bahan makanan.

Hal itu agar mereka tidak harus keluar rumah untuk membeli bahan makanan maupun misalnya mencari makan di warung makan.

“Rakyat kita suruh isolasi mandiri di rumah tapi apa yang kita berikan untuk mereka. Mereka tidak boleh ke kios, tidak boleh belanja lalu bagaimana. Supaya mereka tetap tinggal di rumah dan tidak ke mana-mana, keperluan mereka harus kita layani, “kata Mambor dalam rapat Satgas Covid-19 di Gedung Sasana Karya di Isei beberapa waktu lalu. (Rex)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here