27.4 C
Manokwari
Sabtu, April 20, 2024
27.4 C
Manokwari
More

    Papua Barat Targetkan Penurunan Kasus Stunting hingga 18 Persen di Tahun 2024

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com—Pemerintah Provinsi Papua Barat menargetkan upaya percepatan penanganan kasus stunting mampu diturunkan hingga 18 persen di tahun 2024.

    “Kita akan menurunkan stunting dan kemiskinan ekstrem sampai 2024. Papua Barat target turun sampai 18 persen stunting dan untuk kemiskinan 0 persen,” kata ketua Satgas Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Abdul Latief Suaeri, Jumat (9/6/2023).

    Baca juga:  Operasi Ketupat Dimulai Besok, Tim Gabungan Papua Barat-PBD Libatkan 1.300 Personel

    Opitimistis dalam mencapai target tersebut, kata Latief Suaeri, bukanlah sesuatu yang muluk-muluk.

    Hal itu bisa dilihat dari perhatian serius penjabat gubernur Papua Barat Paulus Waterpau turun langsung ke lapangan (kabupaten) di Papua Barat dalam upaya penanganan stunting dan kemiskinan eskrem

    “Apalagi dengan sistem orang tua asuh yang digerakan gubernur, kita optimis (stunting dan kemiskinan ekstrem) akan cepat turun,” ujarnya.

    Baca juga:  TPNPB-OPM Akui Dalang Penyerangan dan Pembunuhan Prajurit TNI di Maybrat

    Satgas, lanjut Latief Suaeri, masalah stunting dan kemiskinan ekstrem merata di semua wilayah Papua Barat. Perlu penanganan serius. Dirinya mengaku, satgas mengintensifkan berkoordinasi dengan gubernur ihwal hasil kunjungan kerja ke daerah dalam rangka penanganan kedua masalah serius tersebut.

    “Satgas selalu lakukan evaluasi setiap 3 bulan dan seterusnya sampai dengan tahun 2024, karena ini komitmen pemerintah,” katanya.

    Baca juga:  Yacob Fonataba Tegaskan Perampingan jadi 30 OPD di Pemprov PB Masih Digodok

    Latief Suaeri menambahkan, sejumlah OPD pun telah bergerak cepat dalam mengimplementasikan kebijakan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Seperti, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

    “Sejumlah OPD tersebut telah melakukan revitalisasi posyandu di Papua Barat dalam rangka penurunan stunting,” tutupnya. (LP9/RED)

    Latest articles

    PFM Ingatkan Pj Gubernur Alokasikan Anggaran Memadai untuk MRPBD

    0
    SORONG, Linkpapua.com- Mananwir Paul Finsen Mayor (PFM) mengingatkan Pj Gubernur Papua Barat Daya agar memperhatikan keuangan MRPBD. Sebab posisi MRPBD hari ini sangat strategis...

    More like this

    Melkias Werinussa Ungkap Sederet Rencana Strategis Pemprov PB Jelang Perpindahan IKN

    MANOKWARI, linkpapua.com- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Provinsi Papua Barat Melkias Werinussa membeberkan sederet...

    HUT Wondama ke-21, Bupati Hendrik Boyong Pejabat-ASN Belanja ke Pasar Sentral Iriati

    WASIOR, linkpapua.com- Kabupaten Teluk Wondama merayakan HUT ke-21 dengan berbagai cara. Salah satunya dengan...

    Overstay, Imigrasi Sorong Deportasi Seorang WNA Asal Amerika Serikat

    SORONG, linkpapua.com- Seorang pemuda warga negara Amerika Serikat berisnisial TMM dideportasi oleh Kantor Imigrasi...