27.5 C
Manokwari
Senin, Juli 15, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    Pansus DPRD Manokwari Pertanyakan Kesiapan Faskar, Ini Jawaban Pemda

    Published on

    Manokwari, Linkpapuabarat.com – Ketua panitia khusus (Pansus) Corona Virus Disease (Covid-19) DPRD Manokwari, Romer Tapilatu  mempertanyakan kesiapan sejumlah fasilitas karantina (Faskar) yang disiapkan Pemda untuk karantina terpusat.

    Pasalnya sejumlah tempat yang akan dijadikan faskar belum terlihat persiapannya. Hal ini berbanding terbalik dengan angka konfirmasi pasien positif Covid-19 di Manokwari yang terus meningkat.

    “Bupati sudah menyampaikan ada beberapa tempat yang akan dijadikan sebagai faskar, tetapi sampai saat ini belum ada langkah-langkah yang dilakukan untuk menyiapkan itu. Ini penting agar jika ada pasien yang telah dinyatakan positif bisa langsung dirawat disana,”ungkap Romer Rabu (4/11/2020),  di kantor DPRD Manokwari.

    Baca juga:  Dukung RUU Pelarangan Miras, Bons Rumbruren: Perlu Regulasi Khusus

    Diungkapkan oleh politisi PKPI itu, karantina mandiri tidak efektif untuk mencegah penularan covid-19.

    “Karantina mandiri untuk pasien yang positif covid tidak efektif. Siapa yang menjamin mereka tidak melakukan kontak dengan orang lain, sehingga harus karantina terpusat. Untuk karantina terpusat itu harus disiapkan fasilitasnya. Saya dapat informasi banyak pasien yang positif covid melakukan karantina mandiri. Kita belum tahu kendalanya apa sehingga belum disiapkan,” tambah Romer Tapilatu.

    Baca juga:  Alumni Yapis Manokwari Sumbang 1 Ekor Sapi

    Sejumlah faslitas yang disiapkan sebagai faskar oleh Pemda Manokwari, seperti Balai Koperasi dan UMKM milik Dinas Perdagangan Papua Barat, rusunawa UNIPA Amban dan di Prafi. Pansus  sendiri dalam waktu dekat berencana akan melihat langsung kondisi tempat-tempat tersebut.

    Terpisah, Ketua Harian Satgas Covid-19 Manokwari, Wanto menjelaskan faskar yang menggunakan Balai Pelatihan Koperasi Papua Barat tengah dipersiapkan fasilitas pendukungnya.

    Baca juga:  GMNI Manokwari Desak KPU RI Umumkan Hasil Seleksi Komisioner KPU Pegaf

    “Pembuatan pagar faskar di diklat koperasi prosesnya sudah 90 persen. Tinggal posko dan fasilitas penunjang lainnya. Kalau yang rencana faskar di distrik Manokwari Utara ditolak warga. Kalau yang rusunawa UNIPA, saya malah tidak tahu,” singkat Wanto Kamis (5/11/2020).

    Wanto menambahkan, untuk fasilitas karantina di dataran Warmare, Prafi, Masni dan Sidey akan menggunakan RS Pratama Warmare.(LPB3/red)

    Latest articles

    Hari Pertama Operasi Patuh Mansinam, Satlantas Polresta Manokwari Berikan Teguran dan...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Hari pertama Operasi Patuh Mansinam yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari pada Senin (15/7/2024) di jalan Siliwangi Kelurahan Padarni, sejumlah pengendara...

    More like this

    Hari Pertama Operasi Patuh Mansinam, Satlantas Polresta Manokwari Berikan Teguran dan Penindakan

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Hari pertama Operasi Patuh Mansinam yang digelar Satuan Lalu Lintas Polresta Manokwari...

    Operasi Patuh Mansinam Dimulai Hari ini, 7 Pelanggaran yang Jadi Incaran

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Polresta Manokwari memulai pelaksanaan Operasi Patuh Mansinam, Senin hari ini (15/7/2024). Operasi...

    Bupati Apresiasi Peran Ikaswara di Manokwari Dalam Momentum Harlah ke 17 Tahun

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Ikatan Keluarga Sunda, Jawa, Madura (Ikaswara) Manokwari...