oleh

Mengenal Lurah Bintuni Barat Elkana: Muda, Kaya Ide dan Kerja Cepat

BINTUNI, Linkpapua.com – Elkana M Kendiwara, Lurah Bintuni Barat adalah salah satu birokrat muda yang kaya ide. Ia bekerja agresif dengan beragam terobosan.

Di tengah carut marut isu miring tentang kondisi keuangan daerah, ia masih bisa memberi solusi. Salah satunya dalam memperpendek birokrasi pengurusan dokumen kependudukan. Lalu ia juga berjuang menghadirkan jaringan wifi gratis untuk masyarakat.

Dalam pengurusan dokumen kependudukan, terobosan Elkana banyak dipuji. Dengan memanfaatkan ruang aplikasi kependudukan, ia berhasil mengefisiensi waktu dan jarak. Akhirnya proses pengurusan berbagai dokumen kependudukan tidak lagi harus mendatangi kantor Dukcapil.

Elkana membuktikan kerja cepatnya. Kalau selama ini warga yang hendak pindah domisili menghadapi banyak kendala administrasi, kini ia membuatnya lebih simpel. Terbukti, dua warganya yang akan hijrah ke Timika dan dua orang lagi dari Kelurahan Bintuni Timur ke Kelurahan Bintuni Barat, bisa terealisasi dalam waktu singkat.

Kata Elkana, saat ini kinerja birokrasi butuh ide ide cemerlang. Birokrat juga dituntut kerja cepat.

“Tidak hanya melakukan pembenahan administrasi, saya juga merintis pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi melalui 6 kelompok warga. Mereka kami berdayakan membangun beberapa kolam ikan air tawar di wilayah Kelurahan Bintuni Barat,” tutur Elkana.

Inovasi ini bagian dari pemberdayaan ekonomi. Agar di masa pandemi masyarakat punya pendapatan tambahan.

Diakui Elkana, birokrasi yang efisien menentukan kualitas pelayanan. Dan efisiensi itu membutuhkan terobosan.

Kata dia kelurahan adalah ujung tombak pelayanan. Karena itu lurah harus punya terobosan pelayanan dan membangun sinergitas dengan memberdayakan masyarakat secara mandiri. Baik di bidang ekonomi maupun SDM-nya.

“Ke depan kami akan melayani masyarakat Bintuni dan Tuhiba melakukan perekaman, E-KTP dan pelayanan Kartu Keluarga setiap hari Sabtu di Kelurahan Bintuni Barat. Sehingga masyarakat tidak perlu buang waktu dan buang biaya harus ke Dukcapil (SP3),” tutup Elkana. (LP5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini