BINTUNI, Linkpapua.com- Massa yang tergabung dari beberapa unsur perwakilan kelompok mengatasnamakan diri Masyarakat Teluk Bintuni (MTB) menyampaikan aspirasi di depan halaman sekretariat gedung sementara DPRD Teluk Bintuni (Ruko Panjang), Jalan Raya Kali Kodok, Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (1/7/2021).
Dipimpin oleh Thobias Mosoimen sebagai koordinator aksi, mereka menagih janji Bupati Teluk Bintuni untuk segera merealisasikan paket masyarakat (padat karya, penunjukan langsung/PL) sebagaimana diungkapkan dan pernah dijanjikan sebelum gelaran Pilkada 2020 lalu.
Ketua Tim Pemenagan PMK2, Leonardo Asmorom, menyampaikan bahwa kehadiran massa untuk menuntut pemberian paket pekerjaan dari Bupati Teluk Bintuni. Namun, kata dia, harusnya hal tersebut bisa dibicarakan baik-baik. “Harusnya jangan demo karena paket masyarakat dalam waktu dekat akan diumumkan,” kata Leonardo.

Leonardo menyampaikan, keinginan massa bisa disampaikan walaupun bukan dengan cara berdemo. “Semua bisa diatur. Kenapa mesti mau demo di Kantor DPRD, sedangkan teman-teman yang demo di itu kan sudah ketemu Pak Bupati terkait dengan paket masyarakat. Kenapa bisa pergi demo lagi? Ada apa ini? Ini adu saraf internal saja menurut analisa saya,” tuturnya.

Terlebih, kata dia, Bupati dan Wakil Teluk Bintuni baru saja dilantik beberapa waktu lalu. Tentunya ada beberapa hal yang mesti disusun kembali untuk menjalani periode kedua pemerintahan.

“Bapak Bupati kan baru dilantik. Ini masih masa transisi beliau. Semua harus mengerti harus pahami. Tidak semuanya bisa langsung bisa dikerjakan. Semua harus melalui mekanisme dan aturan,” terangnya.
Dia pun berharap aksi-aksi seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya. “Harapan saya jangan ada lagi seperti begitulah. Kalau mau demo ke DPRD dan pemerintah, terkait lapangan kerja di LNG atau formasi CPNS 2021,” tutupnya. (LP5/red)






