28.8 C
Manokwari
Jumat, Maret 28, 2025
28.8 C
Manokwari
More

    Malaria hingga HIV/AIDS Jadi Bahasan Serius Raker Evaluasi Puskesmas Se-Teluk Bintuni

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Rapat kerja (raker) evaluasi 2022 puskesmas se-Kabupaten Teluk Bintuni mulai berlangsung di Aula Misi, Distrik Bintuni, Rabu (8/2/2023). Beberapa hal terkait penanganan kesehatan jadi pembahasan serius.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Teluk Bintuni, Franky D. Mobilala, mengungkapkan hal itu di antaranya malaria, stunting, wasting, sanitasi, hingga HIV/AIDS.

    Soal malaria, Franky mengungkapkan rasio kasus malaria di Teluk Bintuni saat ini 4 berbanding 1.000. Dirinya pun mewanti-wanti agar masyarakat jangan pernah menganggap remeh malaria.

    Baca juga:  Sekwan Teluk Bintuni Minta Renovasi Kantor DPRD Dipercepat

    “Orang Bintuni jangan pernah anggap daerah kita telah bebas malaria. Itu juga jadi fokus kita di Dinkes supaya kita bisa cepat eliminasi malaria,” ujarnya.

    Lalu, berkaitan stunting, Franky mengatakan Teluk Bintuni dari sebelumnya prevalensi 26 – 27 persen, pada 2023 ini menjadi urutan terendah di Papua Barat dengan 22 persen. Penurunan terjadi dikarenakan intervensi peningkatan dalam pelayanan kesehatan posyandu dengan perbaikan gizi.

    Baca juga:  Kabar Gembira! Gaji 3.230 ASN Teluk Bintuni Akhirnya Cair

    Kemudian, lanjut Franky, Dinkes juga tengah masif menekan penyebaran HIV/AIDS. Termasuk akan dilaksanakan pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan. Saat ini jumlah kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni mencapai hampir 600 orang.

    Franky pun mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk benar-benar memperhatikan hal-hal yang jadi pemicu penyebaran HIV/AIDS, seperti seks bebas, peredaran miras, dan lainnya.

    Baca juga:  Mulai 1 Desember, Masuk dan Keluar Teluk Bintuni Mesti Tunjukkan Kartu Vaksin

    Sebab, penyebarannya telah mengancam seluruh kalangan, termasuk usia pelajar. Tak hanya di wilayah kota melainkan hingga ke pelosok kampung.

    “Untuk mengatasi persoalan tersebut bukan saja menjadi tanggung jawab orang kesehatan sendiri melainkan semua pihak dan elemen masyarakat,” ucapnya. (LP5/Red)

    Latest articles

    Ketua LMA 7 Suku Bintuni Dukung UU TNI untuk Keamanan Nasional

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) 7 Suku Kabupaten Teluk Bintuni, Marthen Wersin, menegaskan dukungan penuh terhadap Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia...

    More like this

    Ketua LMA 7 Suku Bintuni Dukung UU TNI untuk Keamanan Nasional

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) 7 Suku Kabupaten Teluk Bintuni,...

    240 Pemudik Ikut Program Mudik Gratis Pemkab Bintuni, Difasilitasi Jalur Laut-Darat

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Sebanyak 240 pemudik difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua...

    Pemkab Teluk Bintuni Cairkan Gaji-THR ASN, PPPK, dan Honorer Lebih Awal

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Menjelang perayaan hari raya Nyepi dan Lebaran Idulfitri, Pemerintah Kabupaten...