Rabu, Desember 7, 2022
25.4 C
Manokwari
25.4 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Ketua DPR Papua Barat Minta OAP Lebih Dilibatkan dalam Pengerjaan Proyek

MANOKWARI, Linkpapua.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat, Orgenes Wonggor, meminta agar pekerjaan proyek di Bumi Kasuari mesti melibatkan orang asli Papua (OAP).

Permintaan Orgenes itu bukan saja di bidang pemerintahan, tetapi semua bidang termasuk pekerjaan kontraktor yang bersumber dari APBN serta APBD provinsi dan kabupaten/kota.

“Misalnya, orang paku seng, atur mobil keluar masuk, kenapa orang dari luar yang masuk? Kenapa tidak orang asli Papua untuk kerja itu? Nanti ada kecemburuan,” kata Orgenes kepada awak media, Kamis (11/8/2022).

Politisi dari Partaui Golkar ini menyoroti sejumlah proyek multiyears di Papua Barat yang para pekerjannya tidak melibatkan OAP. Padahal, ada pekerjaan yang sesungguhnya bisa dikerjakan OAP.

Baca juga:  Perdasus Tambang Segera Disahkan, Izin Pengelolaan akan Diperketat
Baca juga:  Soal Molornya Dokumen APBD-P Papua Barat, Kemendagri Beri Waktu Sepekan

Hanya, pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut mendatangkan pekerjaan dari luar Papua Barat. Hal itu bertolak belakang dengan komitmen pihak ketiga yang menyampaikan akan mempekerjakan OAP.

“Kasihlah ke orang Papua supaya mereka merasa memiliki pemerintahan ini, rasa memiliki daerah Papua Barat dan kabupaten/kota serta negara ini,” ucap Orgenes.

Orgenes mencontohkan pekerjaan pembangunan Bandara Rendani. OAP hanya sebagai penonton, padahal ada pekerjaan yang mudah dan bisa dikerjakan OAP.

“Artinya, kerja yang tidak bisa dikerjakan orang Papua, ya, bisa dikerjakan orang yang memiliki skill di bidangnya dari luar Papua,” ujarnya. (LP2/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here