27.1 C
Manokwari
Selasa, Juli 16, 2024
27.1 C
Manokwari
More

    Kasus positif terus meningkat, fasilitas karantina COVID-19 Manokwari penuh

    Published on

    Manokwari- Fasisilitas karantina pasien COVID-19 yang dipersiapkan pemerintah Kabupaten Manokwari saat ini sudah penuh, menyusul temuan konfirmasi positif di daerah ini terus terjadi peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.

    “Sesuai informasi yang saya dapat dari teman-teman Satgas COVID-19 kapasitas fasilitas karantina di Manokwari ada 40 kamar. Dari jumlah tersebut hanya 30 kamar yang bisa dipakai dan 30 itu semua sudah terisi,” kata 1pJuru bicara pemerintah Provinsi Papua Barat pada percepatan penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap, Selasa (15/9)

    Dia menyebutkan, selain gedung karantina kabupaten pasien COVID-19 di Manokwari ditampung di rumah sakit umum (RSU) provinsi serta RSUD Manokwari. Tidak sedikit, warga positif COVID-19 di daerah ini yang masih menjalani isolasi mandiri.

    Baca juga:  Sejumlah tokoh agama bersedia divaksin

    “Kalau yang isolasi mandiri itu suatu saat kondisinya memburuk dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit atau puskesmas, mungkin dalam bulan ini semua Faskes baik rumah sakit atau pun puskesmas akan penuh semua,” ucap Arnold lagi.

    Tiniap mengutarakan, di RSU Papua Barat saat ini masih perawat 13 pasien. Beberapa waktu lalu dua orang terpaksa dirujuk ke RSUD Manokwari karena mengalami gejala yang cukup berat.

    Baca juga:  Bapemperda DPR Papua Barat Desak Penyelesaian Produk Hukum di Kemendagri

    Kasus COVID-19 di Papua Barat termasuk Manokwari, sebut Arnold, terus mengalami peningkatan sejak pertengahan Agustus 2020. Dalam tiga hari terakhir terjadi peningkatan cukup signifikan.

    “Dalam kondisi sekarang ini, kita prediksi suatu saat kita akan kewalahan baik dari sisi tenaga kesahatan maupun daya tampung Faskes. Bahkan bisa saja kita close. Kalau faskes penuh semua, lalu tenaga kesehatan terpapar maka layanan kesehatan bisa tutup,” ujarnya lagi.

    Baca juga:  Gubernur: Pemerintah Selalu Hadir Dukung Percepatan Pembangunan Keagamaan

    “Bisa jadi kondisi kita akan seperti Wuhan, untuk itu kita semua termasuk masyarakat harus melakukan langkah antisipasi, pencegahan dan lain sebagainya,” kata Arnold menambahkan.

    Sesuai data Satgas COVID-19 pernah 14 September 2020, kasus konfirmasi positif di Papua Barat saat ini sudah mencapai 1.185 orang. Dari jumlah itu 691 berhasil sembuh dan 24 orang meninggal dunia.

    Dalam beberapa pekan terakhir, penambahan cukup signifikan terjadi di Kota Sorong, Teluk Bintuni, Manokwari, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, Fakfak dan Teluk Wondama. (LPB1/red)

    Latest articles

    KPU Manokwari Sarankan Bakal Calon Tidak Mendaftar Dihari Terakhir Pendaftaran

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari menggelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 tahun 2024 tentang pencalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil...

    More like this

    KPU Manokwari Sarankan Bakal Calon Tidak Mendaftar Dihari Terakhir Pendaftaran

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari menggelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 tahun...

    Sosialisasikan Amdal-net, DLH Papua Barat: Ini Langkah Penyelamatan Lingkungan 

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Papua Barat melakukan sosialisasi dan...

    Pengusaha Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi 3 Proyek Jalan di Papua Barat

    MANOKWARI,linkpapua.com- Pengusaha asli Papua mempertanyakan belum adanya sikap konkret Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam...