Minggu, Oktober 17, 2021
25.9 C
Manokwari
25.9 C
Manokwari
Minggu, Oktober 17, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

142,848
Total Kematian
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
19,852
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am
4,232,099
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 15 October 2021, 04:06 4:06 am

Kasus Pemalsuan Surat Keterangan Sehat Covid-19 Masuk Tahap I

Raja Ampat – Kasus dugaan tindak pidana pemalsuan surat keterangan sehat, masuk tahap satu. Tersangka AGH (64), diketahui memalsukan surat kesehatan April 2020 di pelabuhan Marinda, Waisai.

Ia merupakan salah satu rombongan Ijtima Goa, 17-19 Maret 2020 dan kemudian kembali ke kota Sorong. Karena pandemi Covid-19, kewajiban seperti tes swab atau rapid hingga surat kesehatan wajib dipenuhi warga yang datang.

“Tersangka memalsukan surat dengan meminjam dan foto copy surat kesehatan rekannya RDN atas namanya sendiri. Keduanya juga satu speed boat menuju Waisai, 14 April lalu,” ujar Kapolres Raja Ampat, AKBP Andre JW. Manuputty SIK, Jumat (4/9/2020).

Surat kesehatan yang dimaksud, dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Sorong.

Setibanya di Waisai, lanjut Kapolres, tim Satgas menduga surat kesehatan AGH palsu dan langsung dilaporkan ke polisi oleh dr. Rosenda, jubir Satgas Covid-19 Raja Ampat.

“Laporan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan hingga forensik Makassar dan hasilnya pemalsuan,” kata Kapolres.

Sementara rekannya RDN berstatus sebagai saksi dan mengaku tidak mengetahui maksud dan tujuan tersangka meminjam surat kesehatan. Polisi juga sudah memeriksa 9 saksi termasuk pihak tim Satgas, kerabat tersangka dan pihak kesehatan Sorong.

“Saya perintahkan Kasat Reskrim untuk menuntaskan kasus ini,” singkatnya.

Tersangka AGH dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP, tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman 6 Tahun Penjara. (LPB4/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here