Jumat, September 17, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Jumat, September 17, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,138
Total Kematian
Updated on Friday, 17 September 2021, 23:06 11:06 pm
68,942
Total Kasus Aktif
Updated on Friday, 17 September 2021, 23:06 11:06 pm
4,185,144
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Friday, 17 September 2021, 23:06 11:06 pm

Jokowi Sebut Pelajar yang Sudah Divaksin Bisa Ikut PTM

MANOKWARI, Linkpapua.com,- Presiden Joko Widodo memberi angin segar untuk dunia pendidikan. Ia memerintahkan pihak sekolah untuk bisa melaksanan pembelajaran tatap muka (PTM), dengan sejumlah syarat.

Jokowi mengatakan, pelajar bisa mengikuti PTM dengan syarat mereka telah divaksin.

“Jadi semuanya, untuk semua pelajar di seluruh Tanah Air, kalau sudah divaksin, silakan dilakukan langsung belajar tatap muka. Karena kan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri sudah ada,” ujar Jokowi, dipantau dari siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Namun meski pelajar telah divaksin, mereka harus tetap disiplin untuk menggunakan masker. Pihak sekolah juga meski tetap menyiapkan fasilitas prokes seperti tempat cuci tangan dan pembatasan jarak bagi pelajar saat di dalam kelas.

“Kita semuanya harus hati-hati, jangan sampai nanti lepas dibuka belajar tatap muka ada yang terpapar Covid-19. Ini harus kita hindari. Saya titip memakai masker ini harus meskipun sudah divaksin, tetap karena yang namanya virus corona ini selalu bermutasi,” kata Jokowi saat berdialog secara virtual dengan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau vaksinasi untuk pelajar dan dari rumah ke rumah di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (19/8/2021).

Baca juga:  Provinsi Termiskin Didominasi KTI, Senator Papua Barat Minta Terapkan Kebijakan Khusus

“Dulu kita enggak nyangka bahwa kita pikir hanya ada varian yang pertama. Tahu-tahu keluar varian Delta yang sangat menular sekali. Oleh sebab itu, saya titip semuanya kepada anak-anak tetap belajar. Secara daring tetap belajar, tapi kalau nanti sudah bisa tatap muka, pakai masker jangan dilupakan,” ucapnya seperti dikutip dari kompas.com

Diketahui, Berdasarkan laporan pemerintah hingga 18 Agustus 2021, 2.402.392 orang disuntik tahap pertama dan 917.694 orang yang mendapatkan dosis kedua.

Di sisi lain, pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi untuk siswa usia 12-17 tahun sebanyak 26.705.490 orang. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here