Sabtu, November 27, 2021
28.8 C
Manokwari
28.8 C
Manokwari
Sabtu, November 27, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

143,796
Total Kematian
Updated on Saturday, 27 November 2021, 15:07 3:07 pm
8,093
Total Kasus Aktif
Updated on Saturday, 27 November 2021, 15:07 3:07 pm
4,255,268
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Saturday, 27 November 2021, 15:07 3:07 pm

Jawab Isu Kelangkaan BBM di Papua Barat, Pertamina Jamin Stok Aman

MANOKWARI, linkpapua.com- PT Pertamina menjawab isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Papua Barat. Pertamina memastikan stok aman dan sedang dalam proses normalisasi.

Area Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Petra Niaga Subholding Commercisl dan Trading Regional Papua-Maluku Edi Mangun menjelaskan, ada tiga hal yang menjadi penyebab kelangkaan BBM. Terutama isu tidak adanya stok BBM di depot-depot Pertamina.

“Penyebab kelangkaan BBM beberapa waktu lalu ditengarai karena ada isu Pertamina berencana untuk menaikkan BBM jenis Pertalite atau menarik produk Pertalite tersebut. Yang parahnya lagi ada isu stok BBM di depot sudah kosong,” ujar Edi, Sabtu (13/11/2021).

Dikatakannya, PT Pertamina sedang melakukan normalisasi droping dari rotasi kapal pengangkut BBM. Namun dia menjamin kondisi ini tidak akan berlangsung lama.

Ia menegaskan, distribusi akan kembali berjalan normal. Dijelaskannya, adanya kepanikan dari masyarakat saat mendengar kelangkaa BBM menyebabkan masyarakat berbondong-bondong datang ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Baca juga:  Hadapi Gugatan, Pertamina Tetap Jamin Pasokan BBM di Papua Barat Aman

“Kepanikan masyarakat ini yang harus kita hindari. Terlebih sedang ada dalam kondisi pandemi Covid-19. Selama ini komunikasi dengan aparat kepolisian sudah berjalan, hasilnya sejumlah pedagang eceran penjual BBM diamankan. Kalau mereka sudah ditertibkan tidak ada lagi antrean panjang di SPBU,” jelasnya.

Dia menjelaskan puluhan pengecer BBM yang sempat diamankan mendapat teguran sebagai bagian dari pembinaan. PT Pertamina berharap ke depannya ulah oknum-oknum tersebut tak terulang kembali.

Kata Edi, pihaknya menjamin stok masih aman. Terlebih pekan depan akan ada lagi pasokan ke Papua Barat.

“Stok masih aman. Seperti SPBU di Sorong selalu buka setiap hari. Pemda juga punya kewenangan untuk ikut mengontrol apa yang terjadi di masyarakat,” tutup Edi Mangun.(LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here