25.4 C
Manokwari
Sabtu, Juli 13, 2024
25.4 C
Manokwari
More

    Hari Malaria Sedunia Tingkat Nasional, Papua Barat Mendapatkan Dua Penghargaan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Dalam rangka hari malaria sedunia tingkat nasional yang di selenggarakan paka tanggal 24 juni 2024 di Gedung Kementrian Kesehatan Republik Indonesia , Kabupaten Pegunungan Arkfak (Pegaf) bersama 16 Bupati Kabupaten dan walikota di Indonesia menerima sertifikat eliminasi malaria.

    Penghargaan yang diterima di waklili oleh Kepala Dinas Kesehatan Pegunungan Arfak ini merupakan tahapan setelah dilakukan penilaian oleh tim eliminasi nasional bahwah di Pegaf selama 3 tahun beruturut terbukti tidak ditemukan penularan setempat.

    ” Kasus malaria yang ada di Pegaf hampir rata-rata ditularkan dari Kabupaten Manokwari. Hal ini diketahui setelah setiap ada kasus oleh petugas puskesmas dimelakukan penyedikan epidemologi sehingga mendapat Kesimpulan bahwa selama ini tidak terjadi penuran kasus malaria di Pegaf,”ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Dr Feny Mayana Paisey.M.Si melalui Release Senin (24/6/2024).

    Baca juga:  Fakta Miris Tambang Emas Ilegal, MRPB Sebut Ada Prostitusi dan Narkoba

    Selain itu Pegaf juga berhasil membuktikan bahwa pemeriksaan kasus dan sistem surveilans malaria dapat berjalan dengan baik dibuktikan dengan 100 % kasus dilakukan penyelidikan epdemiologi dan kelengkapan laporan 100 % serta target pemeriksaan tercapai melebihi yang ditargetkan.

    “Pegaf menjadi kabupaten ke 2 di Tanah Papua yang mendapat setifikat eliminasi malaria selatah Kabupaten Sorong Selatan. Selain itu juga Papua Barat juga menerima piala bergilir lomba pemeriksaan malaria Tingkat nasional yang di ikuti oleh perwakilan semua provinsi di indonesia,”tambahnya.

    Baca juga:  Menuju Transformasi Kesehatan, Dinkes PB Tetapkan 6 Pilar Hasil Rakerkesda

    Perwakilan Papua Barat dari Kabupaten Teluk Wondama Puskesmas Windesi saudara Victor Imanuel Glen berhasil mejadi juara 1 tingkat nasional. Penilaian dalam kejuaraan ini menyangkut aspek kemampuan membaca slide malaria positif, negative , akurasi spesies dan menghitung jumlah parasite dalam darah.

    “Hal ini terjadi selain kemampuan individu dari seorang Viktor tetapi terdapat dukungan dari system Kesehatan yang telah dibentuk yaiut sistem peningkatan kapasitas yang cukup berjalan di Papua Barat khususnya di Teluk wondama, terdapat malaria center dan tempat On the job training maupun krossceker malaria dan Patelki sebagai organisasi profesi analis baik di provinsi maupun di kabupaten yang senantiasa membatu peningkatan kapasitas petugas mikroskopis secara berkala dan berkesinambungan,”tambah dia.

    Baca juga:  1 Orang Wafat, 789 Jemaah Haji Papua Barat Tiba di Tanah Air 8-9 Juli

    Disampaikannya, hari malaria dunia cukup membanggakan karena Papua Barat bisa mendapatkan perhargaan dua sekaligus. “Semoga di tahun depan kita bisa mempertahankan piala bergilir lomba mikroskopis ini dan terdapat kabupaten lainnya yang bisa eliminasi malaria,”tutupnya.(LP3/Red)

    Latest articles

    Selamat! Derek Ampnir Raih Gelar Doktor Lingkungan Hidup di Unipa

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Plt Kepala Disnakertrans Papua Barat Derek Ampnir berhasil menjalani ujian promosi doktor jurusan...

    More like this

    Selamat! Derek Ampnir Raih Gelar Doktor Lingkungan Hidup di Unipa

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Plt Kepala Disnakertrans...

    Menuju Indonesia Emas, Yayasan BMP Rangkul Pemuda Gereja Papua Barat

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Yayasan Barakas Manggun Papua (BMP) bersama Persekutuan Gereja-gereja Papua (PGGP) menggelar seminar...

    Ketua Bhayangkari Polres Mansel: Majukan Organisasi, Beri Manfaat Positif

    MANSEL, linkpapua.com- Ketua Bhayangkari Polres Manokwari Selatan Ny. Vina Yulianor Abdi mengatakan, Bhayangkari harus...