BINTUNI,Linkpapuabarat.com – Gedung Taman Pendidikan Alquran At Taqwa di Kampung Argosigemerai, Teluk Bintuni menelan biaya hingga Rp 1 miliar. Takmir TPA Suparman menceritakan suka duka di awal ia bersama warga kampung merintis TPA itu.
Suparman menuturkan, dulu TPA ini dirintis dengan swadaya warga kampung. Warga kampung dan pemerintahlah yang membantu dengan menyerahkan sebuah lahan. Luasnya mencapai 8.500 M2.
Di atas lahan itu awalnya dibangun TPA darurat. Dengan fasilitas seadanya semua berjalan dengan baik.

Tak berapa lama kata Suparman,
pemerintah daerah mengucurkan dana sebesar Rp 700 juta. Yang telah terealisasi saat ini 50 persen atau Rp 350 juta. Akhirnya lewat kucuran dana itulah, pembangunan gedung dimulai.

“Kami dari ketakmiran sangat merindukan, pembinaan ahlak dari pada anak-anak kita, karena selama ini kita belajar dan mengajar dengan fasilitas yang terbatas. Hal itu yang memotivasi kami kami untuk berjuang agar ada fasilitas yang memadai. Karena kami sadar walaupun bagaimana mana gigihnya kalau fasilitas tidak menunjang akan tidak menghasilkan dengan baik,” kata Suparman.

Pembangunan TPA ini juga didorong oleh keinginan melahirkan TPA yang berkualitas di Teluk Bintuni. Karena selama ini kata Suparman banyak anak-anak yang dikirim ke Jawa untuk sekolah pesantren. Dan itu membutuhkan biaya besar.
“Akhirnya kita berpikir lebih baik membangun TPA di sini. Kita sisa mendatangkan guru pengejar. Itu lebih efisien dan menghasilkan hal yang diinginkan,” katanya.
Suparman berharap ke depan agar TPA ini semakin baik. Tidak berpuas diri dengan apa yang telah dicapai hari ini. Tetapi lebih ditingkatkan lagi.
“Dan kami berterima kasih kepada pemerintah daerah telah memberikan semangat terhadap kami. Kalau tidak ada bantuan dari pemerintah daerah kami tidak bisa berbuat seperti ini, karena baru kali ini kita mendapatkan bantuan dana keagamaan dari pemda, ” pungkas Suparman. (LPB5/red)






