Selasa, Januari 31, 2023
25.2 C
Manokwari
25.2 C
Manokwari
Selasa, Januari 31, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Dinilai tak Aspiratif, Wacana Dapil Baru Manokwari di Pileg 2024 Tuai Protes

MANOKWARI, Linkpapua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari belum menetapkan skema daerah pemilihan (dapil) pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Meskipun begitu, skema 2 yang kemungkinan besar akan digunakan karena telah memenuhi prinsip-prinsip dalam penentuan dapil.

Wacana itu menuai protes dari sejumlah unsur partai politik maupun politisi.

Anggota DPRD Manokwari, Roni Inor Mansim, menjelaskan, dia mendapatkan banyak aspirasi masyarakat yang tidak menyetujui skema 2 tersebut. Pasalnya, dalam skema itu terdapat perubahan wilayah dalam sejumlah dapil.

“Dengan adanya dapil baru dengan wilayah yang ada di dalamnya tentu berdampak terhadap aspirasi masyarakat yang sudah diperjuangkan,” ujar Roni, Jumat (20/1/2023).

“Masyarakat juga kecewa jika skema 2 yang digunakan, khususnya konstituen saya, karena saya yang berada di wilayah Warmare, Prafi, Masni, dan Sidey. Di skema 2 itu Warmare terpisah dengan distrik lainnya. Padahal, dari Pemilu ke Pemilu selalu dalam satu dapil,” tambahnya.

Politisi Partai Hanura tersebut juga mengatakan secara administrasi pemerintahan, Distrik Warmare merupakan distrik induk yang melahirkan Distrik Prafi, Masni, dan Sidey. Menurutnya, faktor tersebut harus jadi pertimbangan agar empat distrik tersebut bisa ada dalam satu dapil.

Baca juga:  Pembangunan Megaproyek Pemkab Manokwari, DPRD Wanti-Wanti Soal Anggaran
Baca juga:  Inisiasi Raperda Pembinaan Sistem Keolahragaan, Suriyati Faisal: Agar Pengelolaan Lebih Terarah

“Selama ini kita kenal Warmare itu satu paket dengan Prafi, Masni, dan Sidey. Tentu secara ikatan masyarakatnya juga sudah sangat baik. Lalu, di Pemilu nanti wilayah dapilnya akan berbeda. Sebenarnya jika dapil lama lalu ditambah dengan Distrik Manokwari Utara itu tidak masalah,” tambah dia.

Secara organisasi partai, lanjutnya, DPC Partai Hanura Manokwari juga menolak dapil sesuai skema 2 tersebut.

Biar begitu, Roni mengaku akan tetap siap bertarung dalam pileg nanti, baik itu di dapil 3 yang meliputi Distrik Manokwari Selatan, Tanah Rubuh, dan Warmare maupun dapil 4 yang terdiri atas Prafi, Masni, Sidey, dan Manokwari Utara.

KPU Manokwari direncanakan menetapkan dapil Pileg 2024 pada Februari mendatang. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here