25.5 C
Manokwari
Sabtu, Juni 15, 2024
25.5 C
Manokwari
More

    Dinas Ketapang PB Gelar Gerakan Pangan Murah, Ada Tes Kesehatan-Donor Darah  

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menggelar gerakan pangan murah untuk meningkatkan ketahanan pangan, Kamis (6/6/2]24) di Halaman RSUP Papua Barat. Kegiatan melibatkan berbagai organisasi dan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta organisasi wanita.

    Kepala Dinas Ketapang Papua Barat, Lasarius Ullo, menyatakan kegiatan ini tidak sekadar menyediakan pangan murah, tetapi juga melibatkan berbagai pihak untuk berkolaborasi.

    Baca juga:  Tahun Ini, Pemprov Papua Barat Akan Bangun Tiga Rumah Inovasi

    “Dalam kegiatan ini bukan hanya pasar pangan, tetapi juga ada tes kesehatan dan donor darah,” ujarnya.

    Lasarus berharap kegiatan-kegiatan outdoor yang berhubungan langsung dengan masyarakat harus lebih sering dilakukan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

    “Karena dengan kegiatan dengan kontak langsung kepada masyarakat dapat meningkatkan ketahanan pangan,” katanya.

    Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, diwakili Asisten I, Oktavianus Mayor, turut mendukung gerakan ini dan secara resmi membuka kegiatan yang berlangsung di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Papua Barat.

    Baca juga:  Kapolres Teluk Bintuni: Jika Terbukti Bersalah, FNE Bisa PTDH

     

    Mayor menekankan gerakan pangan murah adalah langkah strategis untuk stabilisasi harga pangan. Menjual bahan pangan pokok dengan harga murah merupakan upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan mencegah balita dari ancaman stunting.

    “Kegiatan ini juga dalam rangka mengembangkan produk pangan lokal menjadi makanan pendamping nasi yang bertujuan memacu pertumbuhan perekonomian daerah,” ucapnya.

    Baca juga:  Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat: Hanya Kota Sorong Tak Punya Lahan Pertanian

    Mayor menegaskan gerakan pangan murah akan terus dilakukan untuk menekan angka stunting di Papua Barat. Ke depan, diharapkan bisa bekerja sama dengan lebih banyak pihak.

    “Kegiatan ini minimal sebulan sekali kita buat dan kita rencanakan untuk buat kegiatan seperti ini di tempat yang lebih strategis agar lebih berdampak kepada masyarakat luas,” bebernya.(LP14/Red)

    Latest articles

    KPU Papua Barat Tetapkan 35 Caleg Terpilih, Golkar Jadi Ketua DPR...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat menetapkan 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat periode 2024-2029. Penetapan dilakukan...

    30 Caleg Terpilih Ditetapkan KPU Manokwari

    More like this

    KPU Papua Barat Tetapkan 35 Caleg Terpilih, Golkar Jadi Ketua DPR Papua Barat

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat menetapkan 35 anggota Dewan Perwakilan...

    Ditlantas Polda Papua Barat Raih Penghargaan di 2 Kategori

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat meraih prestasi dalam Rapat Kerja Teknis...

    Pemprov PB Rancang Sekolah Ramah Anak-Gender, Dimulai dari SMA Unggulan

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Biro Kesra Pemprov Papua Barat bersama otoritas terkait tengah merancang sebuah...