Rabu, September 29, 2021
26.9 C
Manokwari
26.9 C
Manokwari
Rabu, September 29, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

141,709
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 09:36 9:36 am
38,652
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 09:36 9:36 am
4,211,460
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 09:36 9:36 am

Dikawal Ketat TNI-Polri, 69 Pengungsi Kampung Meyerga Dipulangkan

BINTUNI, Linkpapua.com- Sebanyak 69 orang warga Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, yang mengungsi di wilayah ibu kota Kabupaten Teluk Bintuni, akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya, Senin (26/7/2021).

Seluruh pengungsi berangkat dari GOR Kampung Lama depan Masjid Akbar Al-Muttaqin, Distrik Bintuni Timur, menggunakan 19 mobil. Pemulangan para pengungsi setelah aparat keamanan memastikan situasi di Kampung Meyarga aman terkendali.

Puluhan warga mengungsi di ibu kota Teluk Bintuni pascakontak tembak antara anggota kepolisian setempat dengan sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (16/7/2021).

Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf Kadek Abriawan S.I.P, yang memimpin pemulangan pengungsi menyampaikan agar warga Moskona Barat khususnya Kampung Meyerga tidak takut khawatir dengan situasi terkini.

Puluhan kendaraan disediakan untuk mengangkut dan mengawal 69 pengungsi Meyerga yang akan dipulangkan

“Kalau ada gangguan keamanan di kampung, sampaikan kepada aparat keamanan, baik TNI maupun Polri yang ada di kampung itu. Kami digaji oleh negara untuk melindungi bapak-ibu sekalian. Bapak-ibu jangan takut melapor setiap gangguan yang terjadi,” pesan Kadek sebelum pemberangkatan pengungsi.

Perwira Menengah TNI ini juga berpesan agar masyarakat tidak gampang terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Terlebih yang bertujuan menyesatkan dan membuat ricuh suasana kamtibmas.

Baca juga:  Beasiswa tak Kunjung Cair, Kantor DPRD Bintuni Didemo Mahasiswa

“Kita semua ini adalah saudara, jadi mari kita saling menjaga keamanan di kampung. Kalau terjadi masalah yang berkaitan dengan keamanan, bapak-ibu bisa laporkan ke anggota yang ada di tempat. Saya berharap masalah ini adalah yang terakhir terjadi di Teluk Bintuni,” beber Kadek.

Iring-iringan pemulangan pengungsi mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan, baik dari TNI-Polri, serta petugas dari BPBD dan Sekretariat Daerah.

Sebelum rombongan mobil pengungsi bergerak, Pasi Intel Kodim 1806/Teluk Bintuni, Lettu Inf Septyan Dwi, berpesan agar para driver berhati-hati dan tidak perlu terburu-buru dalam membawa kendaraan.

“Untuk bapak dan ibu pengungsi, tolong dicek lagi barang bawaannya supaya tidak ada yang tertinggal,” pesan Septyan.

Prosesi pemulangan para pengungsi dihadiri Franky Mobilala (Kadinkes Teluk Bintuni), Drg. Ferdinand Mangali (Kadin Sosial Teluk Bintuni), Melianus Naa S.H. (Kepala BPBD Teluk Bintuni), dan Apolos Orocomna S.I.P (Sekretaris Dinas Perhubungan).

Selain itu, hadir juga Lettu Inf Septyan (Pasi Inteldim 1806/TB), Lettu Cba Simson Matheus Womsiwor(Danramil 1806-01 Bintuni), Letda Arm Bayu Pamungkas (Pasipers Kodim 1806/TB), serta Letda Inf Widodo (Danpos Mandala Kopasus). (LP5/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here