24.5 C
Manokwari
Jumat, Juli 19, 2024
24.5 C
Manokwari
More

    BPBD dan Dinsos Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Bintuni

    Published on

    BINTUNI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Teluk Bintuni, bergerak cepat membantu korban kebakaran di Kampung Tolak, Kelurahan Bintuni Barat, Teluk Bintuni.

    Bantuan yang diberikan berupa sembako seperti beras, mie, telur termasuk juga dispenser, kasur serta tandon air 1.500 liter dan bantuan lain.

    “Bupati sudah memerintahkan agar penanganan pasca kebakaran dipercepat. Kita koordinasi dengan dinas sosial dan menyerahkan bantuan,” jelas Kepala BNPB Teluk Bintuni, Melianus Naa, Sabtu (19/9/2020).

    Menurutnya bantuan yang disalurkan pasca kebakaran merupakan tahap awal untuk membantu korban. Selanjutnya, akan ada lagi bantuan tetapi akan ditinjau lebih dulu bersama Dinas Sosial dan juga Dinas Perumahan.

    Baca juga:  Atasi Banjir di Teluk Bintuni, Pemkab Kebut Normalisasi Kali

    Kebakaran yang melanda rumah Leo Asmorom di Kampung Tolak, terjadi Kamis 17 September 2020, pukul 10.00 WIT. Melianus saat menerima laporan langsung memerintahkan Kabid Satpol PP, dan mengarahkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

    Setelah berupaya melakukan beberapa kali semprotan, akhirnya nyala api pun berhasil dipadamkan. Untuk laporan kerugian akibat musibah itu, Melianus mengaku hari Senin nanti harus sudah rampung agar bisa dilanjutkan ke bupati.

    Baca juga:  HUT Lalu Lintas Bhayangkara, Polres Teluk Bintuni Ajak Masyarakat Tingkatkan Ketertiban Berlalu Lintas

    “Data itu harus saya laporkan. Dan, keputusan bupati nanti akan mengarah ke mana, apakah ke dinas sosial atau ke dinas perumahan, untuk membantu membangun kembali rumah korban kebakaran,” paparnya.

    Secara berbeda, Leo Asmorom mengisahkan kebakaran terjadi saat dirinya sedang tertidur pulas. Ia pun dikejutkan dengan teriakan kebakaran yang berawal dari kamar anaknya.

    “Percikan api keluar dari colokan saat HP dicas. Api cepat menjalar karena dinding rumah dari bahan tripleks dan kayu,” kisahnya.

    Baca juga:  Refleksi Setahun Brigif 26/GP, ini Harapan untuk Masyarakat Bintuni

    Leo mengaku hanya bisa menyelamatkan keluarganya tanpa bisa membawa keluar barang-barang berharga lainnya. Ia menaksir kerugian mencapai Rp.200 juta, belum termasuk sertifikat tanah, hp, laptop dan sejumlah barang-barang lain yang hangus terbakar.

    “Terima kasih kepada pemerintah daerah dan juga rekan-rekan sudah membantu. Sementara kami tingal di rumah pertama dengan keluarga dan sambil menunggu proses pembangunan untuk rumah kami,” singkatnya. (LPB5/red)

    Latest articles

    Polda Papua Barat Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Mantap Praja Mansinam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Dalam operasi Mantap Praja Mansinam I, Polda Papua Barat akan mengirimkan personelnya di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD). Operasi...

    More like this

    Bendahara Panitia Pembangunan Masjid At-Taqwa Bintuni Dilapor Gelapkan Dana Hibah Rp794 Juta

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com-Ketua panitia pembangunan Masjid At-Taqwa Teluk Bintuni, Ganem Seknun melaporkan bendaharanya ke Polres...

    Sosialisasi Dimulai, Pansel DPRK Bintuni Harap LMA Selektif Pilih 3 Figur

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com - Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota DPRK Teluk Bintuni periode 2024-2029...

    Timsel Tetapkan Jadwal Seleksi Calon Anggota DPRK Bintuni, ini Tahapannya

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Panitia seleksi calon anggota DPRK Teluk Bintuni jalur otsus periode 2024-2029 resmi...