27 C
Manokwari
Jumat, Mei 24, 2024
27 C
Manokwari
More

    Antisipasi Amuk Covid-19 Jelang Perayaan Nataru, Papua Barat Siapkan Skenario ini

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Provinsi Papua Barat segera menyiapkan skenario mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pada perayaan Natal 2021 dan menyambut Tahun Baru 2022. Salah satunya mencegah naiknya mobilitas warga.

    “Kita patut bersyukur karena kasus aktif Covid – 19 di provinsi ini terus menurun. Meski begitu kita tetap harus mewaspadai gelombang ketiga sebagaimana arahan Presiden, dengan menyiapkan skenario jelang perayaan Natal 2021 dan Tahun baru 2022,” kata Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani kepada sejumlah wartawan, Selasa (2/11/2021).

    Mewaspadai ancaman gelombang ketiga kasus Covid – 19, Pemerintah Papua Barat bersama pihak terkait akan menyiapkan beberapa skenario penting dalam mobilisasi massa. Di antaranya, ialah pengetatan pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) bagi pelaku perjalanan yang hendak masuk wilayah Papua Barat.

    Baca juga:  Sempat Dilaporkan Hilang, Parsidi Tonoi Ditemukan Selamat

    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid – 19 Papua Barat dr Arnold Tiniap mengatakan, pengetatan pemeriksaan PCR bagi pelaku perjalanan sangat penting untuk dilakukan guna mewaspadai ancaman gelombang ketiga kasus Covid – 19.

    “Kita harus memastikan, bahwa setiap pelaku perjalanan yang hendak masuk ke Papua Barat bebas dari Covid – 19. Itu hanya bisa dilakukan melalui hasil pemeriksaan PCR daerah asal. Harus benar-benar dipastikan, bahwa mereka bebas Covid – 19,” ujar Tiniap.

    Baca juga:  Gubernur Papua Barat Serahkan Materi APBD-P 2022 ke DPR, Naik Rp806 Miliar Lebih

    Lebih lanjut, ahli epidemologi itu menerangkan, bahwa penyebaran Coronavirus Disease mengikuti pergerakan manusia sebagai inang. Oleh sebab itu, langkah antisipasi memang perlu dilakukan sebelum memasuki musim libur Natal 2021 dan Tahun baru 2022.

    “Sekali lagi, penyebaran Coronavirus mengikuti pergerakan manusia. Untuk itu pemeriksaan PCR ditiap-tiap kedatangan harus diperketat, karena sampai saat ini langkah itu cukup efektif mencegah penyebaran Covid – 19 di provinsi ini,” kata Tiniap.

    Baca juga:  Persuasi dan Kerja Sama Masyarakat, Kunci Keamanan Selama Kunjungan Wapres di Manokwari

    Selain itu, Tiniap mengaku, bahwa Papua Barat bisa mencapai zero kasus Covid – 19 pada akhir 2021, jika tingkat kewaspadaan atau disiplin protokol kesehatan masyarakat terhadap pencegahan penyebaran Covid – 19 tetap tinggi.

    “Per 1 November kemarin, 6 pasien asal Kaimana sembuh dari Covid – 19. Kasus aktif di Papua Barat kini tersisa 16 pasien,” ujar Tiniap. “Kita optimis bisa zero (nol) kasus di akhir tahun, itu jika tingkat kewaspadaan terhadap gelombang ketiga juga tinggi,” katanya lagi.(CP/red)

    Latest articles

    Wahidin Puarada Daftar di PKB Maju Bertarung Pilgub Papua Barat

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com - Wahidin Puarada resmi mendaftar di PKB untuk maju bertarung pada pemilihan gubernur (Pilgub) Papua Barat 2024. Kepastian itu setelah tim kerja Wahidin...

    More like this

    Wahidin Puarada Daftar di PKB Maju Bertarung Pilgub Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Wahidin Puarada resmi mendaftar di PKB untuk maju bertarung pada pemilihan...

    Pit Mandacan Daftar di Perindo Maju Pilkada Mansel 2024

    MANSEL,LinkPapua.com - Pit Mandacan resmi mendaftarkan diri di DPD Partai Perindo Manokwari Selatan (Mansel)...

    AMPI Papua Barat Kecam Pernyataan Qodari yang Sebut Golkar Berkhianat

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Plt Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Papua Barat Guntur Setiawan...