TAMBRAUW, Linkpapua.com – Sejak Senin pekan lalu (17/05/2021), sejumlah wilayah di Papua Barat terus diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Akibatnya, air sungai Kamundan dan Airater di Kabupaten Tambrauw meluap.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan luapan air sungai itu memberi dampak. Puluhan rumah warga ikut terendam banjir. Tepatnya di Distrik Senopi.

“Ketinggian permukaan air mencapai 100 cm. Tidak ada korban jiwa dalan peristiwa ini. Namun, puluhan rumah warga terendam air,” sebutnya, Rabu (26/05/2021).

Saat ini lanjut dia, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Rakyat Tambrauw diterjunkan ke lokasi banjir. Guna memberi bantuan terhadap pada korban.

Sedangkan, pihak dari BPBD setempat belum tiba di lokasi. Sebab terkendala akses yang medannya cukup berat untuk dilalui.
“Berdasarkan informasi, saat ini air sudah mulai surut. Namun, warga tetap waspada karena cuaca masih memungkinkan turunnya hujan,” kunci Derek Ampnir.
Salah satu warga di Senopi, Yohanes Teniwut ketika dihubungi media ini mengatakan sampai malam ini, banjir masih merendam puluhan rumah warga di distrik Senopi.
“Kami terpaksa berlindung di rumah kerabat yang rumahnya aman dari banjir,” kata Teniwut. (LP2/red)






