26.4 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
26.4 C
Manokwari
More

    Gandeng Pemprov PB, Bapanas Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah di Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, linkpapua.com- Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Pemprov Papua Barat melanjutkan program Gerakan Pangan Murah di Masjid Ridwanul Bahri, Sowi 4, Distrik Manokwari Selatan, Manokwari, Kamis 28 Maret 2024. Gerakan Pangan Murah turut melibatkan Bank Indonesia.

    Acara dibuka Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Lasarus Ullo. Turut hadir Kepala Perum Bulog Manokwari Armin Banjar dan Perwakilan BI Rheza, Kasi Harga Pangan Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Ellyanti Mayangsari selaku pelaksana kegiatan mengatakan, Gerakan Pangan Murah dilakukan berkelanjutan dalam rangka menjaga stabilisasi pangan.

    Baca juga:  Tim Percepatan Pembangunan Manokwari Fokus Pengembangan Bandara Rendani

    “Karena pasokan dan harga pangan itu berkaitan dengan pengendalian inflasi. Dengan gerakan ini kita harapkan daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujar Elliyanti.

    Menurutnya, Gerakan Pangan Murah sudah berjalan 2 tahun sejak tahun 2023. “Kami terakhir itu di Desember itu kita bekerja sama dengan Bank Indonesia. Nah, di 2024 ini juga sampai Desember nanti kita juga akan melaksanakan gerakan pangan murah. Antusias warga sangat tinggi karena barang yang kita tawarkan memang di bawah harga pasar,” kata Eliyanti.

    Ia mengatakan, Gerakan Pangan Murah mendapat subsidi dari BI Papua Barat. Sehingga beberapa komoditas utama bisa dijual di bawah harga. Seperti bawang merah, cabai rawit, telur dan minyak goreng.

    Baca juga:  Dideadline Hingga Oktober, Pemkab Manokwari Belum Dapat Lahan Pengganti RPH

    Elliyanti menambahkan Gerakan Pangan Murah sudah dilaksanakan mulai tanggal 6-28 Maret. Rencananya pada 1 April akan ada Gerakan Pasar Murah serempak seluruh Indonesia secara nasional.

    “Tanggal 6 kan kita lokasinya di kantor, sekalian pembukaan kemudian tanggal 19 kita adakan lagi di Rumah Sakit Umum Papua Barat. Sekarang kita di di Masjid Ridwanul Bahri bekerja sama dengan BI. Besok dan seterusnya kita akan terus ada jalan di lokasi berbeda sampai Desember,” tutur Elliyanti.

    Baca juga:  Dipengaruhi Lem Aibon, Remaja di Manokwari Rudapaksa Sepupu Sendiri

    Ia juga mengingatkan masyarakat agar bapok yang telah dibeli dengan harga murah, tidak dijual kembali.

    “Jadi jumlah belanja masyarakat tidak dibatasi ya, tapi untuk beras itu kita batasi 5 karung. Dan itupun perlu kami tanyakan identitasnya jika ada yang berbelanja beras dengan jumlah sekian maka wajib menunjukkan identitasnya. Dengan catatan beras tersebut tidak boleh dijual kembali. Jadi sifatnya untuk belanja kebutuhan sendiri,” imbuhnya. (LP13/Red)

    Latest articles

    Gubernur Buka Liga 4 Regional PBD, Janjikan Hadiah Rp50 Juta untuk...

    0
    SORONG, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, resmi membuka Liga 4 PSSI Regional PBD di Stadion Bewela, Kota Sorong, Kamis (3/4/2025)....

    More like this

    Gubernur Buka Liga 4 Regional PBD, Janjikan Hadiah Rp50 Juta untuk Juara

    SORONG, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu, resmi membuka Liga 4...

    Kapolres Baru Manokwari Selatan Disambut Tradisi Adat Papua dan Pedang Pora, Siap Bersinergi dengan Pemkab

    MANSEL, LinkPapua.com – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) yang baru, AKBP Marzel Doni, S.IK, M.H...

    Pertamina Sesuaikan Harga BBM di Papua per 1 April 2025, Ini Daftar Terbarunya

    SORONG, LinkPapua.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Papua mengalami penyesuaian mulai Selasa...