26.2 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
26.2 C
Manokwari
More

    Prospek UMKM Papua Barat Dinilai Menjanjikan, tapi Butuh Inovasi untuk Bersaing

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Staf Ahli Gubernur Papua Barat, Edward Towansiba mengatakan Papua Barat memiliki banyak perajin yang berpeluang menjadi wirausahawan. Hanya saja, butuh sentuhan dari stakeholder untuk mendorong bangkitnya wirausaha berbasis kerajinan lokal.

    “Kita harus mendorong kesadaran masyarakat terhadap potensi dan kekayaan daerah, dengan menggali dan mempromosikan produk inovatif dan kreatif berbasis sumber daya lokal. Agar produk Papua Barat bisa bersaing menembus pasar global,” ujar Edward saat membuka pelatihan kewirausahawan yang diselenggarakan oleh Yayasan Aderi Perempuan Papua di Swiss Bell Hotel Manokwari, Sabtu (16/12/2023).

    Baca juga:  Usai Deklarasi, Yo Join Daftar ke KPU Bintuni Siang ini

    Menurut Edward, Papua Barat memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan. Di masing-masing wilayah memiliki produk dengan karakter dan keunikan tersendiri.

    Hanya saja, kata Edward, karena minimnya inovasi, promosi dan kreativitas dari pelaku UMKM, membuat segala potensi yang dimiliki sulit untuk maju dan berkembang. Apalagi untuk bersaing secara global.

    “Padahal produk UMKM kita dari segi kualitas, tidak kalah dengan produk – produk lainnya. Kita hanya butuh sentuhan inovasi,” jelasnya.

    Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Dukung Pengangkatan Anggota DPRP-DPRK Libatkan Lembaga Adat

    Kata Edward, pemerintah daerah akan terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dari para pelaku UMKM. Ia yakin pemberdayaan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah, memiliki prospek cerah di masa depan,

    “Ke depan UMKM akan jadi penopang ekonomi daerah. UMKM memiliki peran signifikan dalam penguatan struktur ekonomi Nasional, pemberantasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Kami pemerintah daerah juga bertekad untuk terus memperkuat dan menonjolkan aspek keunggulan yang melekat pada produk daerah, baik karena bahan bakunya, ciri khasnya, keunikannya, tradisinya, kearifan lokalnya maupu reputasinya,” paparnya.

    Baca juga:  Tapal Batas Teluk Bintuni-Fakfak Disepakati, Tinggal Tunggu Permendagri

    Edward juga berharap para pelaku UMKM untuk lebih kreatif, inovatif dan tekun dalam mengolah potensi sumber daya daerah. Sehingga produk – produk yang dihasilkan dapat menjadi produk yang unik.

    “Karena itu UMKM harus mengikuti pelatihan ini dengan baik dan pahami betul materi yang akan disampaikan oleh narasumber. Sehingga pelaku UMKM dapat memiliki kompetensi, yang pada gilirannya dapat berdaya dalam mendongkrak nilai UMKM di Papua Barat,” imbuhnya. (LP12/red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Capaian Terbaik dalam 15 Tahun

    JAKARTA, LinkPapua.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat 123 dunia dalam...