25.5 C
Manokwari
Sabtu, April 5, 2025
25.5 C
Manokwari
More

    Tekan Kasus Stunting, Kepala Dinsos Mansel: Jangan Asal Menikah, Tunggu Usia Matang

    Published on

    MANSEL, LinkPapua.com – Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan pernikahan usia dini guna menurunkan angka stunting.

    Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan KB Mansel, Agus Saiba, Selasa (20/6/2023), menyatakan program pemerintah dalam mengurangi kasus stunting bertujuan untuk mencegah terjadinya masalah gizi buruk pada anak. Salah satu faktor penyebab stunting yang perlu diperhatikan adalah pernikahan usia dini.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Siapkan 7 Posko Kesehatan Jelang HUT ke-170 PI

    Agus menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang pernikahan, tetapi mengajak untuk mempertimbangkannya dengan matang. Menurutnya, banyak hal yang harus dipertimbangkan, terutama terkait perkembangan anak yang berkualitas di masa depan.

    “Jangan asal menikah. Boleh menikah, tapi kita harus tunggu usia sudah matang, dalam artian sudah memiliki penghasilan tetap atau sumber-sumber penghasilan lain dan tidak bergantung kepada orang tua lagi,” jelasnya.

    Baca juga:  DPRK Mansel dan Pemkab Teken Nota Kesepahaman Perubahan APBD TA 2023

    Agus berharap para orang tua dan generasi muda untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dan keluarga yang berkualitas. “Mari kita siapkan SDM berkualitas mulai dari keluarga, dengan dibina, didik, dan asah kemampuan anak,” tambahnya.

    Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB, Oktovianus Hemar, menyatakan pihaknya memiliki kewenangan untuk mencegah stunting melalui upaya sosialisasi yang ditingkatkan, baik di tingkat distrik maupun di sekolah-sekolah.

    Baca juga:  Polisi Ringkus Pelaku Sodomi Terhadap Bocah 10 Tahun di Manokwari

    Selain itu, tambahnya, dilakukan juga penyuluhan bagi ibu hamil dan menyusui sebagai langkah untuk menekan angka stunting. “Seribu hari kehidupan (anak) dimulai sejak hamil sampai usia dua tahun sangat penting. Kita usahakan ibu-ibu dalam tenggang waktu tersebut jangan hamil dulu,” paparnya. (LP11/Red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200 Sak Semen

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori...

    Banjir Rendam 2 Kampung di Teluk Bintuni, 20 KK Terdampak

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com — Sebanyak 20 kepala keluarga (KK) di Distrik Tuhiba, Kabupaten Teluk...

    Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Capaian Terbaik dalam 15 Tahun

    JAKARTA, LinkPapua.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat 123 dunia dalam...