27.8 C
Manokwari
Kamis, April 3, 2025
27.8 C
Manokwari
More

    Tiongkok Masih Jadi Tujuan Ekspor Tertinggi Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Tiongkok masih menjadi tujuan ekspor tertinggi Provinsi Papua Barat. Meski ekspor Papua Barat pada November 2022 turun 11,36 persen dibanding Oktober 2022, yaitu dari USD276,57 juta menjadi USD245,14 juta.

    Sementara, jika dibanding November 2021, ekspor naik 28,14 persen. Penurunan ekspor November 2022 dibanding Oktober 2022 disebabkan turunnya ekspor migas 9,52 persen dan nonmigas 75,14 persen.

    Tiga negara tujuan ekspor Papua Barat terbesar berikutnya adalah Jepang, Korea Selatan, dan Papua Nugini dengan nilai ekspor masing-masing sebesar USF84,62 juta, USD12,66 juta, dan USD0,56 juta, dengan kontribusi ketiga negara itu 39,91 persen.

    Baca juga:  Legislator Papua Barat, Imam Muslih Berikan Tenda bagi Pengelola Makam Anday

    “Bahan bakar mineral (HS27) merupakan golongan barang yang memiliki nilai ekspor terbesar di Papua Barat pada November 2022, yaitu sebesar 243,21 juta atau 99,21 persen dari total ekspor Papua Barat. Tiongkok merupakan negara tujuan ekspor Papua Barat terbesar dengan nilai ekspor sebesar USD146,63 juta dengan kontribusi sebesar 59,81 persen,” beber Lasmini, Koordinator Fungsi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat, dalam rilis pers, Senin (2/1/2023).

    Dia mengungkapkan, ekspor Papua Barat pada November 2022 melalui 5 pelabuhan laut dan 3 pelabuhan udara. Ekspor terbesar Papua Barat berasal dari pelabuhan laut Bintuni dengan nilai USF243,21 juta atau 99,21 persen dari total nilai ekspor Papua Barat.

    Baca juga:  Tiga Calon Ketua PWI Papua Barat Kembalikan Berkas di Hari Terakhir Pendaftaran

    Disusul pelabuhan laut Tanjung Perak USD0,68 juta (0,28
    persen), pelabuhan laut Manokwari USD0,56 juta (0,23 persen), pelabuhan laut Sorong USD0,48 juta (0,20 persen), pelabuhan udara Sorong/Jefman USD0,20 juta (0,08 persen), pelabuhan laut Tanjung Priok USD0,01 juta (0,0049 persen), pelabuhan udara Ngurah Rai USD0,0006 juta (0,0003 persen), dan pelabuhan udara
    Soekarno-Hatta USD0,00002 juta (0,00001 persen).

    Baca juga:  Ekspor Papua Barat Melonjak 26,02 Persen di Juni 2023, Tiongkok Jadi Pasar Utama

    Sementara, impor Papua Barat pada November 2022 mengalami peningkatan 100 persen, yaitu dari USD0,00 juta menjadi USD2,58 juta.

    Kata dia, bahan bakar mineral (HS27) merupakan golongan barang yang memiliki nilai impor terbesar di Papua Barat pada November 2022, yaitu USD2,58 juta atau 100,00 persen dari total impor Papua Barat.

    “Impor Papua Barat pada November 2022 hanya berasal dari dua negara, yaitu Australia dan Malaysia dengan nilai impor masing- masing sebesar USD2,03 juta dan USD0,55 juta,” paparnya. (LP9/Red)

    Latest articles

    Kapolres Baru Manokwari Selatan Disambut Tradisi Adat Papua dan Pedang Pora,...

    0
    MANSEL, LinkPapua.com – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) yang baru, AKBP Marzel Doni, S.IK, M.H bersama Ketua Bhayangkari, Ny. Irene Marzel Doni disambut dengan prosesi...

    More like this

    Manokwari United Siap Tampil di Liga 4, Target Promosi ke Liga 3

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Bupati Manokwari Hermus Indou pada Kamis (27/3/2025)secara resmi melaunching Manokwari United yang...

    Lani Lakotani Resmi Pimpin BKOW Papua Barat Periode 2025-2030

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Lani Lakotani resmi menjabat sebagai Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita...

    Gubernur Papua Barat Serahkan Bantuan Beras ke 200 Masjid-7 Ponpes Jelang Idulfitri

    MANOKWARI, LinkPapua.com - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyalurkan bantuan berupa beras kepada 200...