Selasa, September 21, 2021
26.2 C
Manokwari
26.2 C
Manokwari
Selasa, September 21, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,805
Total Kematian
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm
52,447
Total Kasus Aktif
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm
4,195,958
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Tuesday, 21 September 2021, 22:07 10:07 pm

Pelatihan TLI bagi Nakes Puskesmas dan TNI-Polri, Ini Pesan Bupati Teluk Bintuni

BINTUNI, Linkpapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pelatihan test lacak isolasi (TLI) bagi tenaga tracer TNI-Polri dan 24 puskesmas se-Teluk Bintuni.

Kegiatan yang diikuti 144 peserta ini berlangsung di Aula Women and Child Center, Rabu (8/9/2021). Rinciannya, 96 orang tenaga kesehatan (nakes) terdiri atas dokter umum, perawat, analis, dan surveilans dari 24 puskesmas, 24 orang dari TNI, dan 24 orang dari Polri. Seluruh peserta akan mengikuti pelatihan hingga Kamis (9/9/2021) besok.

Kepala Dinkes Teluk Bintuni, Frangki Mobilala, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan mengatakan, tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas nakes dalam pemeriksaan Covid-19, pelacakan kontak erat, dan petugas yang bertugas dalam mengawasi karantina kasus Covid-19 di fasilitas khusus maupun mandiri. Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas tenaga lintas sektor terkait yang mendukung dalam kegiatan pelacakan kontak erat.

Narasumber pada kegiatan ini dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dinkes Papua Barat, serta dokter spesialis paru dan spesialis patologi klinik Teluk Bintuni. Metode pelatihan diselenggarakan dengan tatap muka dengan proporsi kegiatan 60 persen teori dan 40 persen praktik.

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, yang membuka kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan, Covid-19 telah menjadi bencana nasional yang dampaknya dapat dirasakan hingga ke Teluk Bintuni.

Hampir satu setengah tahun Covid-19 melanda Indonesia, tetapi pengendaliannya hingga saat ini masih sangat sulit dilakukan. Bahkan saat ini telah muncul varian-varian baru.

Untuk di kabupaten memiliki jumlah penduduk keempat di Papua Barat, total kasus konfirmasi di Teluk Bintuni per 5 September 2021 sebanyak 1.829 dengan kesembuhan 1.731 (94,6 persen) dan kematian 33 orang (1,8 persen).

Kasihiw mengingatkan, walaupun kasus Covid-19 cenderung menurun di Teluk Bintuni, seluruh elemen tidak boleh lengah. “Dituntut kewaspadaan tinggi khususnya terhadap 65 kasus aktif yang ada pada saat ini. Dikarenakan kasus tersebut merupakan sumber penularan utama saat ini,” ucap Bupati menekankan.

Kasihiw melanjutkan, dalam pengendalian pandemi ini ada tiga strategi yang saling bersinergi yaitu. Yakni, 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun), lalu 3T (testing, tracing, dan treatment) yang selanjutnya disebut tes lacak dan isolasi atau TLI. Kemudian vaksinasi sebagai upaya spesifik melawan covid-19.
Keberhasilan strategi 3M, kata dia, merupakan tanggung jawab masyarakat, sementara 3T (atau TLI) dan vaksinasi menjadi tanggung jawab pemerintah.

Kasihiw pun menekankan agar penanganan Covid-19 mesti terukur. “Saya ingatkan kepada seluruh peserta pelatihan agar apa yang telah dikerjakan wajib dilaporkan ke dalam sistem pelaporan yang berlaku sebagai bukti pertanggungjawaban kepada pimpinan,” pesan Bupati.

Kasihiw juga berharap pada akhir Desember 2021, 70 persen penduduk Teluk Bintuni atau sekitar 62.074 orang sasaran telah mendapat 2 dosis suntikan vaksin Covid-19. Saat ini baru 7.368 atau sekitar 11,9 persen sasaran yang telah menyelesaikan dosis kedua.

“Masih tersisa empat bulan lagi untuk kita menyelesaikan tugas tersebut. Perlu strategi tepat untuk mendapatkan dukungan masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin,” tutur Kasihiw.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati upaya dan kerja keras kita. Untuk mengembalikan kehidupan yang normal seperti dulu dengan berjuang bersama menghentikan transmisi Covid-19,” imbuhnya. (LP5/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here