25.9 C
Manokwari
Senin, Maret 31, 2025
25.9 C
Manokwari
More

    Waterpauw Ajak Mahasiswa Polinef Lahirkan Solusi Masalah Papua Barat

    Published on

    FAKFAK, LinkPapua.com – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa yang mengikuti pengenalan kampus Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) di Auditorium Polinef, Senin (4/9/2023).

    Dalam kuliahnya, Waterpauw mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi mengenai masalah dan isu-isu terkini yang tengah dihadapi Papua Barat.

    “Selamat kepada para maba (mahasiswa baru) Politeknik Negeri Fakfak. Semoga kegiatan ini dapat memberikan bekal baik bagi adik-adik mahasiswa yang akan memulai studinya,” katanya.

    Baca juga:  KPU Sikadeka, Peserta Pemilu 2024 Wajib Daftarkan Akun Medsos untuk Alat Kampanye

    Mantan Kabaintelkam Polri ini juga menyoroti permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan serius di Papua Barat.

    “Kita saat ini di Papua Barat masih tergolong tinggi karena angka prevalensi stunting per Juli 2023, yakni 11,80 persen,” ungkapnya.

    Ia menegaskan permasalahan stunting ini muncul sejak awal kehidupan anak, bahkan sebelum mereka masuk ke dunia pernikahan.

    Hal ini memiliki dampak besar pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Barat, yang saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional dengan angka 65,89, meraih predikat terendah kedua se-Indonesia.

    Baca juga:  Eks Ketua Hanura Papua Barat Kampanyekan HERO di Distrik Mansel

    Selain itu, Waterpauw juga menyoroti tingkat kemiskinan ekstrem yang masih tinggi di Papua Barat, termasuk di Fakfak, dengan persentase 9,38 persen pada 2022.

    “Hal-hal ini perlu juga didiskusikan bersama mahasiswa untuk melahirkan solusi,” ucapnya.

    Tak hanya itu, angka putus sekolah juga masih mengkhawatirkan di Papua Barat, dengan sekitar 68.988 anak yang terpaksa harus meninggalkan sekolah pada 2022.

    Baca juga:  Gubernur Dominggus Perjuangkan Dana Otsus Papua Barat Tak Dipotong

    “Ini juga perlu didiskusikan bersama, mengapa sampai bisa putus sekolah dan kita lihat di berbagai daerah memang masih banyak faktor yang memengaruhinya, dari tingkat ekonomi dan ketidakseriusan belajar,” bebernya,

    Karenanya, ia mengajak mahasiswa Polinef untuk memberikan perhatian khusus pada permasalahan ini dan tidak menjadi mahasiswa yang acuh tak acuh.

    “Sebagai mahasiswa harus melahirkan gagasan-gagasan segar yang dapat melahirkan solusi-solusi atas persoalan,” serunya. (LP2/Red)

    Latest articles

    Pawai Takbir Lebaran Idulfitri, Bupati Bintuni Ajak Warga Pererat Silaturahmi

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan dalam perayaan Lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M....

    More like this

    Pawai Takbir Lebaran Idulfitri, Bupati Bintuni Ajak Warga Pererat Silaturahmi

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengajak masyarakat untuk mempererat silaturahmi...

    Mugiyono Open House Perdana sebagai Wakil Bupati Manokwari Senin 31 Maret

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono pada momentum Idul Fitri 1446 H tahun 2025...

    Gubernur Papua Barat Resmikan Gedung Gereja GKI Alexander Apituley di Wasior

    TELUK WONDAMA, LinkPapua.com - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan gedung gereja Gereja Kristen...