MANOKWARI, Linkpapua.com – Pergeseran pejabat di tubuh Polres Manokwari kembali dilakukan. Kali ini sejumlah pos strategis berganti.
Serah terima jabatan digelar Senin (19/4/2021) di aula Mapolres Manokwari. Sertijab dipimpin Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan.
Pejabat yang dilakukan sertijab sesuai dengan telegram Kapolda Papua Barat nomor Kep/82/III/2021 yaitu Wakapolres Manokwari dari Kompol Andarias Lipan ke pejabat baru Kompol Agustina Sineri. Lalu Kabag Ren AKP Mohammad Basori ke pejabat baru AKP Aris Patandung.

Untuk posisi kapolsek, Kapolsek Anggi dari Iptu Semuel Rexon Urbon ke pejabat baru Ipda Dwi Maryanto serta Kabag Sumda AKP Abdullah Tabo.

Kapolres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan menyampaikan serah terima jabatan ini adalah gelombang ketiga. Pergeseran dilakukan sebagai dinamika biasa di kepolisian.

“Perputaran organisasi merupakan hal yang biasa sebagai bentuk penghargaan dari pimpinan. Sudah banyak hal yang kita lalui bersama, jangan merasa ini merupakan akhir karena perjalanan karier masih panjang. Saya lihat pejabat yang baru seperti wakapolres merupakan orang lama di Polres. Lakukan yang terbaik, apa yang perlu dibenahi dilakukan pembenahan,” ujar Kapolres.
Dadang juga menyampaikan sejumlah pesan kepada pejabat yang baru.
“Untuk Kapolsek Anggi segera koordinasi dengan pejabat lama agar Polsek Anggi semakin baik karena itu merupakan cikal bakal Polres Pegaf,” jelasnya.
Dadang mengemukakan, dalam pelaksanaan tugas harus siap berkoordinasi dengan Forkopimda. Sinergitas antarlembaga, kata dia sangat menentukan kinerja Polri.
Untuk kabag sumda menurutnya, tugas terdekat adalah penerimaan anggota Polri.
Ini adalah momentum penting. Tapi sekaligus tantangannya cukup berat.
“Jangan sampai ada permasalahan yang dapat mencemarkan nama baik kepolisian. Terutama sampaikan ke masyarakat jangan percaya calo karena sekarang sudah era transparansi,” ujar Dadang.
Untuk kabag perencanaan, Dadang juga meminta agr melanjutkan program program yang baik dan meningkatkan kinerja personel.
Selain itu Kapolres berpesan agar tetap menjaga kamtibmas. Karena diduga ada pihak yang sengaja memecah belah masyarakat.
Dadang mengingatkan, agar semua menghindari informasi hoax. Terutama di media sosial.(LP3/Red)






