Minggu, September 25, 2022
26.6 C
Manokwari
26.6 C
Manokwari
Minggu, September 25, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Viral, Oknum TNI AU Injak Kepala Pemuda di Merauke, Natalius Pigai Sebut-Sebut Mensos Bu Risma

MANOKWARI, Linkpapua.com- Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, melontarkan pernyataan kontroversi melibatkan Menteri Sosial, Tri Rismaharini.

Natalius di akun Twitter pribadinya, @Nataliuspigai2, mencuit dengan melampirkan foto Bu Risma, sapaan Tri Rismaharini, dan foto perlakuan dua oknum TNI AU terhadap pemuda tunawicara di Papua.

“Masalah rasis tidak akan selesai kalau Menteri Risma juga tidak dihukum. Jangan hanya anggota TNI saja yang dihukum tapi seorang pejabat tinggi Negara Republik Indonesia juga harus dihukum. Kecuali Jokowi juga memelihara rasisme yang dilakukan sukunya,” cuit Natalius yang menautkannya ke Twitter Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu kemudian menuai berbagai tanggapan dari warganet. “Hahaha benaran ni komen anda? Nanti diajak ngopi bareng jadi lempem lagi bela Papua dan rasis seperti tempo hari. Jangan anda jual nama Papua untuk kepentingan pribadi anda,” tulis akun Penonton Wong Edan membalas Pigai.

Baca juga:  Sikapi Kejadian di Merauke, Elite Papua: Mari Jaga Suasana Kondusif, Aman, dan Damai
Baca juga:  September Ceria di Pegunungan Papua, Prajurit TNI Berbagi Santunan ke Yatim Piatu

Akun Twitter lainnya, @yoko setiyoso mempertanyakan, ” Abu janda gimana? Dia juga rasis tapi tidak disebut.”

Sebelumnya, Natalius pernah mendapat perlakuan rasisme dari pegiat sosial media, Abu Janda atau Permadi Arya. Kala itu foto Pigai disematkan dengan gambar hewan.

Sementara, perlakuan yang dilakukan dua oknum POM TNI AU mendapat kecaman. Hal itu membuat Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Fajar Prasetyo, menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga, dan masyarakat Papua, khusus Merauke.

Dalam video yang diunggah di berbagai platform media sosial, Marsekal TNI Fajar Prasetyo mengatakan pihaknya akan mengevaluasi seluruh anggotanya.

“Kami akan mengevaluasi seluruh anggota kami dan akan menindak tegas terhadap pelaku yang berbuat kesalahan,” tegasnya.

“Sekali lagi kami ingin menyampaikan permohonan maaf setinggi-tingginya. Mohon buka pintu maaf,” katanya lagi. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here