25.5 C
Manokwari
Jumat, April 4, 2025
25.5 C
Manokwari
More

    Tokoh Agama: Otsus Berkat Besar dari Tuhan Kepada Papua

    Published on

    Silas Papare,Linkpapuabarat.com- Tokoh agama Papua, Pendeta Albert Yoku meminta pelaksanaan otonomi khusus dievaluasi menyeluruh, agar dapat mensejahterakan dan benar-benar dirasakan masyarakat Papua dan Papua Barat.

    Menurutnya, evaluasi perlu melibatkan seluruh unsur sehingga dapat mengukur pencapaian otsus maupun kegagalannya. Yang mana, seharusnya otsus dapat memberikan dampak positif.

    “Jadi, menurut saya otsus perlu dievaluasi dengan melihat kekuatan kebersamaan anak bangsa itu, dan keberpihakan jangan keterlaluan,” kata Pendeta Albert dalam dialog kebangsaan bertajuk “Peran Tokoh Agama untuk Kerukunan Papua” bersama Danlanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Budhi Achmadi yang diunggah Channel Youtube Lanud Silas Papare, Jumat (1/1/20).

    Baca juga:  Keras, ini peringatan Dankopssus TNI

    Meski menurutnya sesuatu kekhususan itu selalu membedakan, seharusnya hukum tata negara dapat memberikan pemahaman yang mencerdaskan, boleh atau tidak ada kekhususan.

    Berbeda halnya dengan misi keagamaan bahwa umat berasal dari masyarakat yang majemuk. Karenanya, Pendeta Albert berpendapat, sebaiknya pemerintah membuat kekhususan dalam hal tertentu.

    “Jadi, kalau saya tetap berprinsip sebenarnya negara tak perlu membuat otsus dalam bentuk peraturan. Kalau negara membuat kekhususan dalam pendekatan pendidikan, ekonomi dan kesehatan itu lebih baik sehingga semua turut terbangun,” jelasnya.

    Pendeta Albert mengatakan, dengan skema otsus di Papua seakan terjadi pemisahan antara wilayah yang diprioritaskan dan tidak mendapat perhatian khusus. Maka itu perlu dievaluasi.

    Baca juga:  Atasi Inflasi, Mendagri Minta Pemda Berkolaborasi dengan Forkompimda, Satgas Pangan, dan TPID

    “Sebaiknya keberpihakan terfokus pada bidang tertentu dalam waktu tertentu dan harus diintervensi. Misalnya soal pendidikan, negara turun dengan uang, orang yang profesional di sini maksimal baru kita bisa mencapai sesuatu,” tuturnya.

    Namun dengan diberikannya keleluasaan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam mengelola otsus ternyata hasilnya tidak dirasakan oleh masyarakat Papua.

    “Kalau seperti sekarang kita berikan otsus ke Papua kemudian data BPS 2020 IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita paling rendah kemudian provinsi termiskin,” beber Pendeta Albert.

    Mantan ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Papua itu menambahkan bahwa perhatian pemerintah kepada rakyat Papua sangat besar. Namun ada segelintir orang yang memanfaatkannya.

    Baca juga:  Pemerintah akan Perketat Penyaluran Anggaran Otsus Papua

    “Saya malu ngomong itu karena negara begitu baik memberi perhatian. Kita orang Papua yang menjadi gubernur, DPR, kita menyia-nyiakan ini,” kata Pendeta Albert.

    Dia mengibaratkan bahwa otsus merupakan anugerah terbesar dari Tuhan yang telah diberikan kepada masyarakat Papua. Tentunya harus dikelola dengan baik.

    “Otsus itu berkat besar dari Tuhan kepada Papua kalau dikelola secara tanggung jawab dan sesuai tujuannya. Tapi hari ini tidak jadi berkat, jadi kalau dievaluasi sangat penting,” jelas Pendeta Albert. (LPB2/red)

    Latest articles

    Gubernur Dominggus Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori GPdI Raharoi, Sumbang 200...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Pastori Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Raharoi, Kampung Bowi Subur,...

    More like this

    Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 123 FIFA, Capaian Terbaik dalam 15 Tahun

    JAKARTA, LinkPapua.com – Timnas Indonesia mencatat sejarah baru dengan menempati peringkat 123 dunia dalam...

    Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1446 H Jatuh 31 Maret 2025

    JAKARTA, LinkPapua.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah...

    Presiden Prabowo Resmikan PP Perlindungan Anak di Era Digital

    JAKARTA, LinkPapua.com – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Penyelenggara...