Minggu, September 25, 2022
26.6 C
Manokwari
26.6 C
Manokwari
Minggu, September 25, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Tekor, Nelayan Manokwari Tegas Tolak Kenaikan Harga BBM

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kelompok nelayan di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Ketua kelompok nelayan Nusantara Tuna Jaya, Lahada, yang ditemui wartawan, Kamis (8/9/2022), mengatakan pendapatan nelayan tekor alias tidak mengimbangi kenaikan harga BBM.

“Mewakili seluruh nelayan Manokwari, kami menolak kenaikan harga BBM. Pemerintah menaikkan harga BBM di sisi lain nelayan tidak mampu mengimbangi,” ujarnya.

Kata Lahada, penyaluran BBM juga harus dilakukan evaluasi. Pasalnya, kuota BBM sudah tidak cukup dengan jumlah nelayan yang ada.

“Kuota yang ditetapkan untuk nelayan 100.000 liter per bulan. Harus ada peningkatan kuota BBM untuk memenuhi kebutuhan nelayan,” jelasnya.

Baca juga:  Asosiasi Pedagang di Manokwari Tanggapi Bijak Penyesuaian Harga BBM

Mengenai stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), kata dia, tidak menjadi masalah walaupun hanya ada satu unit. Namun, menjadi persoalan saat ini adalah pengelolaan dan kuota yang kurang.

Baca juga:  Cipayung Manokwari Aksi di DPR Papua Barat Tolak Kenaikan Harga BBM

“Tapi, kalau bisa pemerintah bisa buat satu lagi entah di mana. Kita harap bisa ada penambahan 50.000 liter per bulan sehingga bisa memenuhi kebutuhan nelayan,” paparnya.

Dia mengungkapkan, di Manokwari saat ini ada dua kelompok besar nelayan, yakni nelayan Nusantara Tuna Jaya dan orang asli Papua (OAP).

Saat ini, sementara dilakukan pendataan jumlah nelayan di Manokwari sehingga bisa meningkatkan kuota BBM untuk nelayan. (LP9/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here