Jumat, Desember 2, 2022
26.5 C
Manokwari
26.5 C
Manokwari
Jumat, Desember 2, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Tanpa Pamrih, Komunitas Kemanusiaan di Manokwari Tunjukkan Kepedulian pada ODGJ

MANOKWARI, Linkpapua.com- Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Manokwari selama ini berjalan di emperan kota tanpa ada perhatian Pemerintah. Padahal terdapat dua Pemerintahan di Manokwari yakni Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Papua Barat

Bagi Hilda Prawar,  ODGJ ini merupakan manusia ciptaan Tuhan yang juga harus mendapat perhatian dari semua pihak. Tanpa menunggu pemerintah,  Hilda dengan beberapa orang Papua lalu membentuk komunitas yang peduli terhadap keberadaan ODGJ

“Kami menjalankan kegiatan ini sudah dua Tahun, setiap Jumat atau Sabtu kami datangi mereka (ODGJ) memberi makan, memandikan dan memberi pakaian layak pakai kepada mereka” kata Hilda Prawar

Hilda Prawar yang juga bekerja sebagai salah satu staf di Pemerintahan Provinsi Papua Barat mengaku aksi yang ia lakukan selama ini merupakan kesadaran pribadi setelah pergumulan dengan Tuhan “Puji Tuhan apa yang saya dan teman-teman lakukan selama ini merupakan inisiatif dan kepedulian kami kepada mereka, kami hanya berjalan dengan keterbatasan yang ada, “tuturnya Jumat (18/11/2022)

ODGJ di Kota Manokwari memang sejauh ini tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan Masyarakat, beberapa orang nampak berada di emperan pertokoan, depan Perbankan serta ada juga yang berjalan keliling disepanjang jalan Yos Sudarso dan Jalan Merdeka Manokwari.

“Sekitar 20 orang sesuai data yang kami punya” ucap Hilda.

Bagi Hilda ODGJ juga merupakan masyarakat yang perlu mendapat perhatian, mereka hanya punya keterbatasan mental tetapi mereka juga Manusia.

“Kalau ada uang kami beli nasi kotak, pakaian layak pakai tetapi kalau belum ada uang kami bon atau utang dulu di warung makan,”tuturnya

Rekan Hilda, Ramses Awom menuturkan bahwa ia tidak bosan-bosan berjalan dengan Hilda membagikan makanan kepada ODGJ di Manokwari selama ini. “Ini pekerjaan mulia, membantu mereka yang juga saudara kita” tutur Ramses Awom

Ramses bekerja sebagai pegawai honor di Pemerintah Papua Barat. Pria berbadan kekar itu rela membagi waktu untuk bersama komunitas pencinta kemanusiaan di Manokwari untuk sekedar memberi makan pakaian bagi ODGJ.

“Saya ikut kaka perempuan, ini karena saya rasa ini pekerjaan yang membantu orang” katanya

Sementara Dominggus Waspakrik, salah satu warga Manokwari ikut menaruh apresiasi kepada Kelompok Komunitas pecinta kemanusiaan. Baginya apa yang dilakukan selama ini merupakan pekerjaan yang harusnya menjadi perhatian pemerintah. Apalagi ia menilai bahwa ODGJ merupakan warga yang harus mendapat perhatian pemerintah

“Kita disini (Manokwari) sebagai Ibukota Papua barat harus punya Rumah Sakit khusus. Pemerintah seharusnya memikirkan kebutuhan pembangunan seperti Rumah Sakit Jiwa,” ucapnya

Dominggus yang juga turut bergabung dalam kelompok tersebut setelah merasa bahwa hal itu tugas kemanusiaan. “Kami berharap pemerintah Daerah dan Pemerintah Papua Barat jangan fokus pada pembangunan lain, minimal mereka ODGJ ini punya semacam tempat khusus misalnya rumah singgah, kasihan mereka berkeliaran di jalanan” tuturnya.(LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here