MANOKWARI,Linkpapuabarat.com – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist VIII tingkat Provinsi Papua Barat resmi dibuka, Rabu (7/4/2021) oleh Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Ini adalah ajang seleksi menuju STQH nasional yang akan digelar di Ternate.
STQH tahun ini mengusung tema “Implementasi Nilai-nilai Universal Al-qur’an untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Religius Rukun dan Damai”.
Ketua LPTQ Papua Barat Mohammad Lakotani mengatakan, akibat pandemi Covid-19 yang belum hilang, pelaksanaan STQH dilaksanakan dengan hati-hati. Peserta ditekankan menerapkan protokol keaehatan ketat.

“Pelaksanaan STQH dilakukan dengan hati-hati karena memperhitungkan berbagai hal untuk menjaga kesehatan dan keamanan. Sehingga seluruh kontingen harus tetap menjaga protokol kesehatan di berbagai tempat,” katanya.

Lakotani mengatakan, STQH jangan hanya mencari juara tetapi yang terpenting aktivitas ritual pencerdasan umat untuk mengamalkan Alquran secara kaffah untuk tatanan yang religius dalam bingkai NKRI.

Sementara itu Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan, STQH harus melahirkan qori dan qoriah serta hafiz/hafizah generasi muda yang memahami isi Alquran secara tekstual dan diamalkan dalam kehidupan sosial. Hasil yang dicapai dalam STQH dapat mempersiapkan diri untuk mewakili Papua Barat dalam STQH tingkat nasional yang akan dilaksanakan di Ternate Maluku Utara.
Dalam pelaksanaan STQH tahun ini diikuti oleh 11 kabupaten/kota. Di antaranya Manokwari mengirimkan 8 peserta, kota Sorong 10 peserta, Kabupaten Sorong 9 peserta, Raja Ampat 8 peserta, Fak-Fak 14 peserta, Kaimana 8 peserta, Teluk Wondama 6 peserta, Teluk Bintuni 11 peserta, Manokwari Selatan 10 peserta dan Tambrauw 4 peserta. (LPB3/red)






