28 C
Manokwari
Selasa, Juli 16, 2024
28 C
Manokwari
More

    Setuju Balai Koperasi Dijadikan Faskar, Warga Minta Pasien Covid Dijaga 24 Jam

    Published on

    MANOKWARI – Pemkab Manokwari bersama gugus tugas Corona Virus Disease (Covid-19) Manokwari, Senin (5/10/2020) menggelar pertemuan dengan warga pemilik hak ulayat Balai Karantina Koperasi dan UMKM Papua Barat.

    Pertemuan yang digelar di kantor DPRD Manokwari ini untuk meminta kesepakatan penggunaan balai berkaitan dengan rencanaan penggunaan balai tersebut sebagai fasilitas karantina (Faskar) covid-19.

    Baca juga:  Beri Apresiasi, Tahun Depan Bupati Hermus Siapkan Award

    Meskipun awalnya warga sempat menolak penggunaan fasilitas tersebut, akhirnya lewat negoisasi dan kesepakatan, warga akhirnya mengijinkan penggunaan balai tersebut.

    Perwakilan warga, Henock Mandacan meminta adanya jaminan keamanan para pasien tidak keluar dari faskar.

    “Kita meminta jaminan dari penjagaan terhadap yang ditampung di dalam 24 jam, tidak boleh keluar. Itu fasilitas pemerintah sehingga memang kami tidak bisa melarang,” ujarnya.

    Baca juga:  Pemkab Manokwari Ambil Langkah Serius Atasi Harga Minyak Tanah yang Tak Wajar

    Sementara itu pjs bupati, Robert.R.A. Rumbekwan mengatakan untuk menjamin keamanan pihaknya akan menempatkan personil keamanan yang dibantu oleh warga sekitar sesuai usulan warga pemilik hak ulayat.

    “Untuk menjamin di dalam lokasi tidak ada yang keluar, akan dibuat pagar dan pintu masuknya dijaga aparat keamanan. Saat ini jumlah pasien covid terus meningkat karena masyarakat belum disiplin. Faskar kita di Amban sudah penuh sehingga sesuai dengan petunjuk gubernur rencana menggunakan balai koperasi di Sogun,”jelasnya.

    Baca juga:  Tolak Rasisme, Perempuan Arfak Gelar Aksi Damai Bagi Bunga di Manokwari

    Sebelum Balai Karantina Koperasi dan UMKM tersebut digunakan sebagai faskar, terlebih dahulu digelar upacara adat pada Rabu mendatang. (LPB3/red)

    Latest articles

    TNI-Polri Ingatkan Bahaya Penggunaan Senpi-Handak: Ancamannya Hukuman Mati!   

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Teluk Bintuni menyelenggarakan penyuluhan tentang bahaya penggunaan dan penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak bagi...

    More like this

    Pengusaha Desak Kejati Tuntaskan Dugaan Korupsi 3 Proyek Jalan di Papua Barat

    MANOKWARI,linkpapua.com- Pengusaha asli Papua mempertanyakan belum adanya sikap konkret Kejaksaan Tinggi Papua Barat dalam...

    Distrik Manokwari Barat Upayakan Percepatan Capaian PIN Polio

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Untuk mengatasi kejadian luar biasa (KLB) polio yang terjadi tanah Papua, Pemerintah...

    Hadiri HUT Ke-6 Jemaat GPKAI, Dominggus Mandacan Beri Bantuan Rp50 Juta

    MANOKWARI, Linkpapua.com -Kepala Suku Besar Arfak Dominggus Mandacan menghadiri agenda pentahbisan dan perayaan HUT...