oleh

Populasi Penganggur Tinggi, Lurah Bintuni Barat Usul Kebangkitan Sektor Perikanan

BINTUNI, Linkpapua.com- Pandemi COVID-19 memukul semua sektor. Tak terkecuali sektor industri dan ketenakerjaan.

Di Kelurahan Bintuni Barat diperkirakan 2.234 orang kehilangan pekerjaan sejak pandemi melanda Februari 2020. Angka ini menambah populasi penganggur di Teluk Bintuni.

Hal ini dijelaskan Lurah Bintuni Barat Elkana M Kendiwara, di ruang kerjanya, Sabtu 1 Mei 2021. Ia mengatakan, sesuai data status pekerjaan warga, Kelurahan Bintuni Barat sesuai menduduki peringkat tertinggi dengan populasi 1.648 orang. Di antaranya wiraswasta 959 orang, aparatur pejabat negara 688 orang, sektor pertanian dan peternakan 94 orang.

“Terdapat pula nelayan dengan populasi 58 orang, tenaga pengajar 54 orang, tenaga kesehatan 52 orang, pensiunan 35 orang, serta agama dan kepercayaan 18 orang,” jelasnya.

“Sedangkan yang tidak memiliki pekerjaan (belum/tidak bekerja) sebanyak 2.234 orang,” jelas pria yang biasa dipanggil dengan panggilan Mozzad ini.

Dia menuturkan, walaupun tingkat pengganguran di wilayah pemerintahannya lumayan tinggi, Pemerintah Kelurahan Bintuni Barat berupaya untuk mengurangi angka pengangguran dengan berbagai alternatif.

Dikatakan Mozzad, untuk menjawab peliknya masalah pengangguran dibutuhkan dukungan dari pihak-pihak lain dalam ini OPD terkait. Salah satunya
mendorong bangkitnya kelompok tani dan kelompok budidaya ikan kolam.

Sektoer ini menurut Mozzad cukup menjanjikan. Karena masyarakat terlibat secara langsung. Namun harus ada pendampingan mulai dari pembibitan sampai proses produksi.

“Masyarakat Teluk Bintuni sampai saat ini sangat ketergantungan dengan APBD, oleh sebab itu saya sangat berharap agar Kami sama-sama mencari solusi untuk lebih produktif. Kita bisa menghilangkan ketergantungan pada APBD dengan membangkitkan sektor pertanian dan perikanan,” pungkasnya. (LP5/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini