Sabtu, Juli 2, 2022
28.1 C
Manokwari
28.1 C
Manokwari
Sabtu, Juli 2, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Polda Papua Barat Tetapkan 11 DPO Penembakan Anggota TNI di Maybrat

MANOKWARI, Linkpapua.com – Polda Papua Barat menetapkan 11 DPO (daftar pencarian orang) dalam kasus penyerangan yang menewaskan seorang anggota TNI di Maybrat bulan Januari lalu. Ke-11 orang ini adalah bagian dari Kelompok Separatis Teroris (KSP).

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengungkapkan, beberapa DPO tersebut juga terlibat penyerangan Pos TNI di Kisor. Mereka sedang dalam pengejaran.

“Dari pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP maka terdapat 11 orang ditetapkan sebagai DPO. DPO ini akan disebar ke masyarakat sehingga jika ada yang melihat atau mengetahui informasi tentang DPO dapat menyampaikan ke kepolisian yang nantinya akan ditindaklanjuti,” ujar Adam, Kamis (24/2/2022).

Baca juga:  LP3BH Minta Kapolda Papua Barat Serius Tangani Kasus Yayasan Tipari
Baca juga:  Polda Papua Barat Klaim Selamatkan Rp1,523 Miliar Kerugian Negara

Adapun identitas 11 DPO tersebut yaitu Arnold Kocu, Wamen, Manuel Aimau, Chusme Aitief, Sepmat Fatem, Zakarias Kamat, Rendi Fatem, Ham Assem, Vincen Frabuku, Tom Assem dan Libertus Assem. Beberapa di antaranya juga terlibat penyerangan Kisor.

“Untuk keluarga jangan mencoba ikut menyembunyikan para DPO. Dari TKP didapatkan 13 selongsong peluru,” terang Adam.

Menurut Adam, para DPO selama ini berbaur dengan masyarakat yang mengungsi sehingga kepolisian kesulitan untuk melakukan penangkapan. Namun kepolisian terus berupaya memburu para pelaku. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here