27.5 C
Manokwari
Senin, Juli 15, 2024
27.5 C
Manokwari
More

    Polda Papua Barat dalami dugaan transaksi senjata jaringan RB ke KKB

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com-Kepolisian Daerah Papua Barat menelusuri dugaan adanya transaksi jual beli senjata api yang dilakukan jaringan RB kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB).

    Tim Khusus Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat beberapa waktu lalu berhasil mengungkap perdagangan ilegal senjata api yang diselundupkan dari Filipina. Tiga terangka tertangkap dalam operasi tersebut masing-masing RB, SM dan SK.

    Dalam operasi yang dilakukan sejak awal November itu polisi juga berhasil mengamankan enam pucuk senjata api jenis pistol, 43 amunisi kalber 45 serta tiga buah magazen. Barang bukti itu dimasukan ke Papua Barat melalui Manado, Sulawesi Utara.

    Baca juga:  Pelaku Utama Pembunuhan Yahya Janjikan Imbalan Uang dan Babi ke Eksekutor

    Kapolda Papua Barat Irjen Polisi Tornagogo Sihombing mengutarakan bahwa satu dari tiga tersangka tersebut yakni RB punya peran sangat besar dalam kegiatan penyelundupan senjata api ke Papua Barat.

    Ia menjelaskan, jaringan RB ini diduga hubungan khusus dengan pelaku kejahatan di Filipina. Dari Filipina senjata masuk Indonesia melalui jalur laut ke Sulawesi Utara

    “Selanjutnya dari Manado penyelundupan senjata api ke Papua Barat dilakukan melalui Sorong lalu ke Manokwari. Diduga jaringan RB juga sudah masuk ke wilayah Papua melalui Kabupaten Nabire,” katanya lagi.

    Baca juga:  Buru 17 DPO Penyerangan Pos Koramil Kisor, Polisi: Sebaiknya Segera Serahkan Diri!

    Kapolda mengutarakan Polri sudah memiliki Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi. Selain, Polda Papua Barat pun sudah membentuk tim khusus untuk menangani masalah separatis.

    “Kami selalu berkolaborasi, termasuk dalam kasus ini untuk mengungkap distribusi ilegal senjata api di wilayah Papua maupun di Papua Barat,” ucap Tornagogo.

    Kapolda menyebutkan bahwa tiga tersangka yang ditanggap secara bertahap sejak 3 November 2020 itu saat ini masih diamankan di Mapolda Papua Barat. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reskrimum

    Baca juga:  Polisi Minta KM Mitra Mulia Segera Kembali ke Manokwari

    “Kami masih menggali informasi dari para tersangka, untuk memastikan apakah transaksi jual beli senjata api juga pernah dilakukan dengan KKB atau belum. Kami masih dalami itu,” katanya lagi.

    Ia menambahkan dari penangkapan tiga tersangka itu, dua dari enam barang bukti yang berhasil diamankan sudah sempat terjual dari tangan penjual. Berkat gerak cepat timsus, barang bukti berhasil didapat.

    “Ini yang kami antisipasi dan sedang telusuri, jangan sampai sudah ada senjata yang dijual kepada kelompok kriminal bersenjata,” katanya. (LPB1/red)

    Latest articles

    Operasi Patuh 2024, Polres Bintuni Fokus Cegah Gangguan dan Lakalantas

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com- Polres Teluk Bintuni menggelar apel menandai dimulainya Operasi Patuh Mansinam 2024, Senin (15/7/2024). Operasi Patuh akan fokus mencegah terjadinya lakalantas dan potensi...

    More like this

    Lindungi Sumber Daya Genetik, Menkumham Teken Traktat Internasional di Jenewa

    JENEWA,linkpapua.com- Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly meneken traktat internasional tentang Sumber Daya...

    Piet Bukorsyom: Overstaying Tahanan Bisa Teratasi dengan Sinergi Antar APH

    MANOKWARI, linkpapua.com-!Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat nggelar Rapat Koordinasi Dilkumjakpol, Selasa...

    Ditreskrimsus Rampungkan Tahap II Kasus Tipikor Dana Hibah PBVSI Papua Barat

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Subdit 3 Tipidkor Ditreskimsus Polda Papua Barat, telah melaksanakan Tahap II di Kejaksaan...