BINTUNI, linkpapua.com – Dalam rangkaian HUT ke-76, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Teluk Bintuni menggelar vaksinasi massal Covid-19, Sabtu besok (30/10/2021) hingga Minggu lusa. Vaksinasi digelar di Lapangan Sport Center Kampung Lama GOR, Distrik Bintuni.
Wakil Ketua Bidang Diklat PMI Papua Barat, La Bidin mengatakan, kehadiran PMI untuk memastikan terselenggaranya vaksinasi ini di masyarakat. PMI menargetkan kegiatan besok menyasar 300 orang per hari.
“Program ini memang dari PMI Papua Barat yang kita khususkan untuk enam kabupaten/kota. Yakni Manokwari, Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Kaimana,” kata La Bidin di lokasi vaksinasi massal, Jumat (29/10/2021).

Ia mengatakan, vaksinasi yang digelar ini untuk memback up PMI provinsi. Ke depan akan menyusul Palang Merah Internasional (ICRC), yang rencananya juga akan didorong pada program yang sama.

“Tujuannya supaya indeks vaksinasi di Papua Barat bisa atas 50%. Harapannya seperti itu,” sebut La Bidin.

Hanya saja, pelaksanaan vaksinasi ini tidak dilakukan secara serentak pada enam kota dan kabupaten. PMI hanya memberi tenggat agar dilaksanakan lebih cepat..
“Dalam minggu ini sudah bergerak semuanya,” ujar La Bidin.
Abidin juga menyampaikan, pendanaan dari pelaksanaan vaksinasi murni dari PMI Papua Barat.
“Pembiayaannya dari PMI yang memfasilitasi. Kalau vaksinnya dari pemerintah,” jelasnya.
Ia menyebutkan, vaksinasi ditargetkan menyentuh kelompok prioritas sebanyak-banyaknya. Apalagi dengan dukungan ICRC (Palang Merah Internasional) nanti, maka pelaksanaannya akan dilakukan dalam beberapa gelombang.
“Kami tergantung ICRC. Kalau dianggap telah terpenuhi, ya diberhentikan programnya. Apabila belum maka akan dilanjutkan dengan menyasar daerah-daerah yang perlu dilaksanakan vaksinasi,” paparnya.
Selain PMI Papua Barat, kegiatan besok turut menghadirkan Save The Children (Organisasi Kemanusiaan Internasional) . Kehadiran Save the Children untuk memantau jalannya program.
Mereka juga kata La Bidin sekaligus akan menyalurkan bantuan non-vaksin untuk komunitas atau puskesmas. (LP5/red)






