27.9 C
Manokwari
Selasa, Februari 27, 2024
27.9 C
Manokwari
More

    Pilu Guru PPPK Manokwari Berbulan-bulan tak Gajian: Kami Sampai Jual Sepeda

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Puluhan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Manokwari menggelar aksi damai, Selasa (4/4/2023). Mereka menuntut kejelasan gaji yang sudah berbulan-bulan tak dibayarkan.

    Para guru diterima oleh Wakil Bupati Edi Budoyo. Di hadapan Wabup, para guru pun berkisah bagaimana sulitnya kehidupan mereka karena gaji yang tersendat berbulan-bulan.

    ”Kami ingin ada kejelasan kapan gaji kami dibayarkan. Sejak tahun 2023 ini kami tidak menerima gaji, bahkan ada rekan-rekan kami yang beberapa bulan gajinya di tahun 2022 lalu belum juga dibayarkan,” ujar salah satu guru di hadapan Edi.

    Baca juga:  Pemkab Manokwari dan DPRD Mulai Bahas Ranperda Limbah Domestik

    Ia menuturkan, selama ini mereka tetap menjalankan tugas, meski hak-haknya tak terpenuhi. Untuk menunjang aktivitas mengajarnya, ada guru yang harus rela menjual barang-barang pribadi.

    ”Kita sampai jual sepeda agar bisa beli bensin untuk mengajar di sekolah. Sebenarnya sudah beberapa bulan lalu kita mau berhenti mengajar, tetapi kami juga sayang dengan siswa-siswa kami. Apalagi ada yang mau menghadapi ujian nasional,” ungkapnya.

    Para guru yang datang dari sejumlah wilayah tersebut berencana akan berhenti mengajar hingga haknya terbayarkan.

    Baca juga:  KPU Manokwari Bakal Gelar 2 Kali Debat Publik Bagi Pasangan Calon, Ini Jadwalnya

    Sementara itu, Wabup Edi Budoyo mengungkapkan, saat ini belum bisa dilakukan pembayaran karena terkendala Surat Keputusan Pemindahan Pembayaran (SKPP).

    ”Belum adanya SKPP dari provinsi ke kabupaten sebagai dasar untuk pembayaran gaji guru. Sehingga saya akan berkoordinasi dengan bupati agar bisa cepat prosesnya termasuk dengan BKN,” ungkap Edi.

    Edi berharap proses itu bisa dipercepat. Ia juga meminta para guru agar tetap menjalankan tugas demi keberlanjutan pendidikan anak-anak.

    Berkaitan dengan rencana berhenti mengajar dari para guru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manokwari Marthinus Dowansiba meminta agar hal tersebut tidak dilakukan.

    Baca juga:  Bupati Manokwari Serahkan 1.165 Sertifikat Tanah, Ini Pesannya

    ‘’Jika mengambil keputusan dengan tidak mengajar maka itu sudah menyalahi aturan. Sehingga saya harapkan para guru untuk bersabar. Saya juga tidak bisa mengambil kebijakan berkaitan dengan keuangan,” jelasnya.

    Setelah mendengar penjelasan dari wakil bupati dan jajaran, meskipun merasa tidak puas, para guru akhirnya membubarkan diri. Aksi ini juga dilakukan di beberapa daerah di Papua Barat dan Papua Barat Daya. (LP3/Red)

    Latest articles

    Hermus Indou Impikan Mall Pelayanan Publik di Manokwari

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah kabupaten Manokwari menerima Piagam Penghargaan Penilian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Tahun 2023 dari Ombudsman RI. Penghargaan tersebut diserahkan langsung...

    More like this

    Hermus Indou Impikan Mall Pelayanan Publik di Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah kabupaten Manokwari menerima Piagam Penghargaan Penilian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah...

    Kejati Papua Barat Tangkap DPO Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Babo, Diburu Sampai Mamasa Sulbar

    MANOKWARI,LinkPapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat menangkap DPO kasus korupsi proyek...

    Ratusan Personel Polda Papua Barat Tandatangani Pakta Integritas Dikbangum Polri T.A. 2024

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Kepolisian Daerah Papua Barat melalui Biro SDM menggelar Penandatanganan pakta integritas serta pengambilan...