Sabtu, Januari 28, 2023
27 C
Manokwari
27 C
Manokwari
Sabtu, Januari 28, 2023

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Pesan Natal Pj Gubernur PB untuk Keluarga Besar Sorong Raya di Manokwari: Rajut Perbedaan

MANOKWARI, linkpapua.com-  Keluarga Besar Sorong Raya di Manokwari menggelar Natal bersama. Masyarakat Sorong Raya dianggap memiliki eksistensi besar di Manokwari dalam merawat hubungan kebersamaan.

Masyarakat Sorong Raya meliputi Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Maybrat, Sorong Selatan, Raja Ampat, dan Kabupaten Tambrauw. Natal kali ini mengangkat tema kebersamaan.

Staf Khusus Gubernur Papua Barat Bidang Hubungan Antara Lembaga dan Otonomi Khusus, Victor Abraham Abaidata hadir mewakili Pj Gubernur. Ia menyampaikan pesan untuk terus menjaga kerukunan dalam keberagaman.

“Bapak Gubernur menjadi Penjabat Gubernur di Papua Barat sejak Mei lalu. Dan telah mendorong percepatan pembangunan di Papua Barat. Kehadirannya juga turut memelihara keamanan, membangun semangat kebersamaan, menjaga persatuan dan kerukunan antarmasyarakat termasuk ikut mendorong percepatan proses kelahiran Provinsi Papua Barat Daya,” ujar Victor dalam Natal Keluarga Besar Sorong Raya di Aula Unipa Manokwari, Minggu (18/12/2022).

Menurut Victor, gubernur menaruh harapan besar pada masyarakat Sorong Raya di Manokwari. Masyarakat Sorong Raya diminta untuk bergandeng tangan, menjaga kedamaian, membangun kerukunan dalam keberagamandi Papua Barat.

“Bapak Gubernur titip salam hormat, selamat Natal dan Tahun Baru kepada masyarakat Sorong Raya di Manokwari. Melalui momen perayaan Natal ini, Bapak Gubernur harapkan masyarakat Sorong Raya tetap menjaga persatuan, dan kerukunan dalam keberagaman masyarakat di Provinsi Papua Barat,” kata Victor.

Victor menerangkan pesan itu senada dengan Tema Natal Tahun 2022 yang terangkat dari Kitab Injil Matius 2:12 yakni pulanglah mereka ke negeri mereka melalui jalan lain. Tema itu tersirat makna kerukunan dalam keberagaman.

Menurutnya, kerukunan dalam keberagaman merupakan anugerah Allah yang harus disyukuri, dirawat dan dikembangkan. Sebab keberagaman itu dimaknai dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi semboyan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Memaknai kebhinekaan, lanjut dia sebagai suatu anugerah Tuhan yang menjadi pendorong untuk kita saling bergandengan tangan dalam merajut perbedaan dan menabur kasih diantara sesama kita.

“Sebab dalam Tuhan kita semua bersaudara. Pandang lah perbedaan itu sebagai anugrah Tuhan yang terindah, yang membuat kita bisa saling mengenal, saling support, untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik dengan begitu kita bisa sama – sama mewujudkan dan menata kehidupan kebangsaan, kemasyarakatan yang lebih bermartabat, baik bagi sesama masyarakat Sorong Raya maupun masyarakat Papua dan Nusantara lainnya yang hidup bersama berdampingan dengan kita,” harapnya.

Baca juga:  Mendagri Tito Dipastikan Hadiri HUT Pekabaran Injil di Manokwari
Baca juga:  Terima Laporan Insentif Nakes Belum Dibayar, Waterpauw: Saya akan Cek

Lebih lanjut, Staf Khusus Gubernur Papua Barat Bidang Hubungan Antara Lembaga dan Otonomi Khusus ini mengajak masyarakat untuk bersama – sama memuliakan Tuhan dengan segenap hati, pikiran dan tenaga dalam tugas dan aktivitas hari lepas hari.

“Saya sebelumnya, miliki keyakinan yang berbeda dengan bapak Ibu, namun karena Tuhan, hari ini saya bisa berdiri disini bersama bapak Ibu merayakan Natal. Karena itu saya mengajak mari kita memuliakan Tuhan dengan segenap tenaga dan pikiran sebab hanya Yesus lah, satu – satunya Juru selamat umat manusia,” katanya.

Victor juga meminta masyarakat untuk memaknai kekristenan sebagai spirit untuk membangun semangat kebersamaan, kekeluargaan yang rukun dan damai dengan memanfaatkan waktu yang ada dalam mengisi pembangunan di daerah.

Kata dia, hari-hari ini perlu diisi dengan karya-karya pembangunan di daerah bagi kemuliaan Tuhan.

“Apa yang disampaikan dalam sub tema ini yakni manfaatkan setiap waktu, waktu yang diberikan Tuhan, waktu yang diberikan untuk setiap tanggung jawab untuk pengabdian, sebab kita tidak mungkin mengulangi waktu yang sudah berlalu tetapi kita terus melangkah ke depan. Karana itu, mari kita mensyukuri waktu ini karena masyarakat Sorong Raya bisa berkumpul merayakan natal bersama bagi Kemuliaan Tuhan,” jelasnya.

Selain ibadah natal, mewakili Gubernur Papua Barat, Victor menyerahkan bingkisan Natal kepada janda, lansia dan anak yatim.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanes Momot, kepala-kepala Suku se-Sorong Raya, tokoh-tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sorong Raya di Manokwari serta perwakilan dari Forkopimda Provinsi Papua Barat. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here