Rabu, September 29, 2021
27.8 C
Manokwari
27.8 C
Manokwari
Rabu, September 29, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

141,709
Total Kematian
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
38,652
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am
4,211,460
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 29 September 2021, 10:38 10:38 am

Pencanangan Dihadiri Gubernur Papua Barat, 422 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksinasi Covid-19

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menghadiri pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Kompleks Pasar Borobudur, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Kamis (26/8/2021).

Pencanangan vaksinasi ini diselenggarakan BKKBN Perwakilan Papua Barat bekerja sama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Papua Barat.

Gubernur pada kesempatannya menyebut bahwa vaksinasi untuk ibu hamil dijamin aman. Dirinya pun mengajak agar ibu hamil tidak takut divaksin. “Vaksin ini aman untuk ibu hamil karena telah teruji,” ucapnya.

Dia menekankan bahwa vaksinasi untuk ibu hamil telah direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan bersama tim dokter ahli. “Kami imbau agar ibu hamil tidak takut divaksin demi keselamatan ibu dan janin,” tuturnya.

Pada pencanangan ini, sebanyak 25 ibu hamil menjalani vaksinasi. Namun, sasaran keseluruhannya mencapai 422 ibu hamil. Usai menjalani vaksinasi, ibu hamil juga dibagikan sembako.

Gubernur mengungkapkan bahwa target vaksinasi secara umum di Papua Barat per 25 Agustus 2021 telah mencapai 38,2 persen dari target untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Target kita bisa mencapai 50 persen di akhir Agustus karena itu kita harus kerja keras,” ucap Gubernur.

Baca juga:  Papua Barat Mulai Suntikkan Vaksin Booster untuk Nakes

Sementara itu, Ketua POGI Cabang Papua Barat, dr. Filvanus J. Sp.OG mengatakan sejak pandemi berlangsung, ibu hamil adalah kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Di tengah pandemi, ibu hamil telah menyumbang 20 persen dari kematian ibu hamil di Indonesia. Bahkan pada Juli 2021 meningkat tiga kali lipat.

Berdasarkan data yang ada, dari 536 ibu hamil yang terkumpul, hampir 50 persen ibu hamil orang tanpa gejala (OTG). “Itu berarti memungkinkan ibu hamil ini terjadi komplikasi kepada bayi, menularkan kepada keluarganya, orang sekitar bahkan nakes,” ungkap dr. Filvanus.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dan atas rekomendasi Persatuan Dokter Spesialis Kebidanan dan Spesialis Kandungan memperbolehkan ibu hamil untuk divaksin.

“Artinya, vaksin dijamin untuk ibu hamil, jangan takut dan ragu. Dokter dan bidan siap mendampingi dan menerima konsultasi dari ibu hamil. Pemantauan akan dilakukan mulai dari proses kehamilan sampai kelahiran bayi,” bebernya.

Pencanangan vaksinasi untuk ibu hamil secara nasional berlangsung di Jakarta pada 19 Agustus lalu. Kini sudah terlaksana di berbagai daerah dan melibatkan ratusan bahkan ribuan ibu hamil.

Pada pencanangan di Manokwari kali ini, dihadiri Ikatan Dokter Indonesia Papua Barat, Ikatan Bidan Indonesia, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari. (LP2/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here