Rabu, September 22, 2021
26.6 C
Manokwari
26.6 C
Manokwari
Rabu, September 22, 2021

Indonesia COVID-19 Statistics

140,805
Total Kematian
Updated on Wednesday, 22 September 2021, 19:21 7:21 pm
52,447
Total Kasus Aktif
Updated on Wednesday, 22 September 2021, 19:21 7:21 pm
4,195,958
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Wednesday, 22 September 2021, 19:21 7:21 pm

Pelantikan 220 Prajurit di Makorindam Tanpa Kehadiran Orag Tua, Ini Pesan Pangdam XVIII-Kasuari

MANSEL, Linkpapua.com– Sebanyak 220 Siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) di Rindam XVIII/ Kasuari telah menyandang Prajuruit Dua (Prada).

Pelantikan dan sumpah prajurit dipimpin langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) di Rindam XVIII/Kasuari, dengan menerapkan protokol kesehatam, Sabtu (10/4/2021).

Karena kondisi Pandemi, Kegiatan pelantikan ini berlangsung tanpa mengundang orang tua dan keluarga para prajurit. Hal ini tentunya di luar dari biasanya dilakukan pada momentum pelantikan.

Termasuk pada saat pelantikan, Pangdam Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, meminta kepada prajurit yang baru dilantik untuk mematuhi semua ketentuan protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus Corona, tetap melaksanakan aktivitas biasa di Rindam XVIII/Kasuari, tetap waspada, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, menjaga pola hidup sehat dan bersih serta menjaga kondisi fisik, agar tetap sehat.

I Nyoman Cantiasa menjelaskan, secara umum, penyelenggaraan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II Tahun 2020 (OV) telah berjalan lancar, sehingga diharapkan tujuan pendidikan untuk membentuk prajurit siswa Dikmata TNI AD telah dapat terpenuhi.

“Selama kurang lebih 5 bulan kalian telah digembleng dan diberikan bekal pengetahuan di kawah candradimuka Rindam XVIII/Kasuari dengan berbagai materi dasar keprajuritan,” tuturnya.

Dan setelah dilantik, status hari mereka, kata Pangdam, adalah sebagai prajurit. Berarti seorang prajurit terikat dengan norma dan aturan keprajuritan, sebab itu sikap dan perilaku harus menyesuaikan dengan norma dan etika prajurit TNI.

“Setelah menyelesaikan pendidikan pertama ini akan mengikuti pendidikan kejuruan sesuai kecabangan masing-masing dilingkungan TNI AD. Untuk menentukan kecabangan dari para prajurit didasarkan pada kualifikasi psikologi kalian miliki. Hal tersebut merupakan cermin minat bakat,” jelasnya.

Tak lupa, Pangdam juga mengucapkan selamat dan sukses kepada 340 orang mantan prajurit siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) Kodam XVIII/Kasuari, sebanyak 220 orang yang telah menjalani pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari dan 120 di Rindam XVI Pattimura.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Manokwari Selatan atas dukungannya selama ini. (LP6/red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here