26.4 C
Manokwari
Minggu, Juli 14, 2024
26.4 C
Manokwari
More

    Papua Barat upayakan Yankes tidak lumpuh akibat COVID-19

    Published on

    Manokwari- Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mengupayakan layanan kesehatan (Yankes) di seluruh daerah tidak terganggu hingga lumpuh akibat COVID-19.

    Ketua Pelaksana Satuan Tugas percepatan penanganan COVID-19 Papua Barat, Derek Ampnir menjelaskan Papua Barat sudah memiliki rencana operasi dalam penanganan pandemi. Rencana operasi itu disusun untuk memastikan bahwa bencana ini dapat ditangani secara baik oleh sumber daya medis, aparat keamanan hingga relawan yang tersedia.

    “Untuk pelayanan kesehatan kita akan perhitungkan. Misalnya jika ada nakes (tenaga kesehatan) di fasilitas kesehatan yang terpapar kita akan berhitung berapa lama dia harus diistirahatkan. Kalau memang tidak ada lagi nakes di situ ya terpaksa kita harus cari relawan,” ucap Ampnir.

    Baca juga:  FKPT Papua Barat-BNPT Gelar Aksi Musik Anak Bangsa Lawan Radikalisme dan Terorisme

    Menurut dia, hal ini akan dibahas secara teknis oleh Dinas Kesehatan sehingga tidak ada kekosongan nakes di fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit. Dengan demikian, layanan kesehatan kepada masyarakat di Papua Barat tetap berjalan.

    “Batas waktu isolasi pasien COVID-19 inikan selama 14 hari. Jika yang terpapar itu adalah tenaga kesehatan maka kekosongan itu harus diisi agar pelayanan tetap berjalan,” ujarnya lagi.

    Baca juga:  Tiga Daerah di Papua Barat perpanjang pendaftaran bakal calon

    Ampnir berharap, seluruh tenaga kesehatan di Papua Barat dioptimalkan. Kendati berpengaruh pada penggunaan anggaran hal ini harus ditempuh agar seluruh Faskes di Papua Barat dapat beroperasi secara normal.

    Selain Manokwari, lanjut Derek, nakes yang terpapar COVID-19 cukup tinggi juga terjadi di Teluk Bintuni, Sorong, dan Raja Ampat. Pemerintah Papua Barat berupaya agar hal ini tidak berdampak pada stabilitas layanan kesehatan.

    “Kita sangat prihatin, mereka punya peran besar dalam penanganan COVID-19. Untuk itu kami terus mengimbau, seluruh nakes benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Dimana pun, saat bekerja maupun beraktivitas di luar tugas,” katanya.

    Baca juga:  Waktu Tersisa Sepekan, Bapemperda Papua Barat Mesti Selesaikan 12 Ranperda

    Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Manokwari, Dr Henri Sembiring pada kesempatan sebelumnya mengutarakan bahwa sejumlah Puskesmas di Manokwari terpaksa tutup sementara karena nakes di Faskes tersebut terkonfirmasi positif.

    Dalam perkembangan COVID-19 di Manokwari, katanya, pada klaster tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif saat ini sudah mencapai 73 orang. Pada Faskes rumah sakit sebanyak 37 sedangkan Puskesmas 36 orang.

    Jumlah nakes yang terpapar COVID-19 di kabupaten ini terus bertambah sejak sepekan terakhir. (LPB1/red)

    Latest articles

    Bripka Septinus Arui Terima Penghargaan Hoegeng Awards 2024

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si memberikan apresiasi terhadap gelaran Hoegeng Awards 2024. Dia juga mengaku bangga dengan para peraih penghargaan...

    More like this

    Bripka Septinus Arui Terima Penghargaan Hoegeng Awards 2024

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si memberikan apresiasi terhadap gelaran Hoegeng...

    Petani Papua Barat Keluhkan Pupuk Belum Tersalur, Terhambat Administrasi

    MANOKWARI,Linkpapua.com - Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat Agustinus...

    Selamat! Derek Ampnir Raih Gelar Doktor Lingkungan Hidup di Unipa

    MANOKWARI, Linkpapua.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Plt Kepala Disnakertrans...