Rabu, Desember 7, 2022
25.4 C
Manokwari
25.4 C
Manokwari
Rabu, Desember 7, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Menag Yaqut: Pesparani Nasional Momentum Umat Katolik Membangun Bangsa

KUPANG, Linkpapua.com – Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan Pesparani Katolik Nasional II menjadi sarana bagi umat Katolik untuk terlibat dalam membangun bangsa. Di momentum ini pula umat Katolik dituntut menunjukkan sportivitas.

Hal ini disampaikan Menag Yaqut dalam pembukaan Pesparani Katolik Nasional II di Kupang, NTT, Jumat (28/10/2022) malam. Pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dan Kardinal Ignatius Suharyo, bersama para Uskup Agung yang hadir.

Mendag Yaqut berharap para kontingen memperkuat solidaritas antarumat beragama dan melestarikan budaya seni Indonesia. Karena dari ajang inilah akan lahir nilai nilai toleransi.

“Saya yakini Pesparani II ini bakal menguatkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia serta memperkuat tekad dan kerja sama dalam membangun Indonesia,” ujarnya.

Baca juga:  Berangkat Sepekan Lagi, LP3KD PB Harap Dana Kontingen Pesparani Nasional Katolik II Segera Cair
Baca juga:  Kontingen Papua Barat Siap Bersaing di Pesparani Katolik Nasional II Kupang

Menurut Menag Yaqut, tugas utama umat saat ini adalah memperkuat persatuan dan kesatuan. Perbedaan suku dan agama harus dilebur dan menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang tidak boleh dipecah-pecah.

Dijelaskan Menag Yaqut, Pancasila adalah nilai kekuatan bangsa. Pancasila selalu hadir dalam menjaga toleransi antar umat dan menghargai budaya dari tiap suku dan agama.

“Saya berharap pemerintah provinsi NTT bisa memperoleh pertumbuhan ekonomi dari pelaksanaan Pesparani II ini. Pesparani ini juga harus memacu semangat para kontingen agar terus meningkatkan kreativitas dan kesenian bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here