26.9 C
Manokwari
Jumat, April 19, 2024
26.9 C
Manokwari
More

    Masih Ada Pegawai Belum Terima Gaji, Ketua TAPD Mansel Minta Maaf

    Published on

    MANSEL, linkpapua.com – Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Manokwari Selatan, Hengky Veky Tewu menyampaikan permohonan maaf kepada ASN yang sampai saat ini belum menerima gaji. Pemkab memastikan akan melakukan pembayaran setelah kas daerah kembali normal.

    “Tadi saya cek dana di kas sisa Rp82 juta, sementara SP2S gaji sekitar Rp9 miliar,” jelas Hengky saat memimpin apel gabungan Pemda Mansel, Jumat sore (11/11/2022).

    Sekda Mansel ini memastikan bahwa gaji pegawai yang belum terbayarkan akan tetap dibayar. Namun harus menunggu sampai kas daerah kembali norma. Ia mengatakan, saat ini kas hampir habis.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Menangkan Gugatan Terkait Hak Ulayat BBI-Masni

    Hengky kemudian menjelaskan bahwa kekosongan kas terjadi karena anggaran yang defisit. Selain itu, secara bertepatan tagihan yang masuk untuk saat ini cukup besar. Dan itu masuk secara bersamaan.

    “Sehingga untuk kali ini cukup besar tagihan masuk dari pihak ketiga, jadi sementara kita dahulukan yang pihak ketiga. Namun jangan khawatir, kita tidak akan korbankan gaji. Apabila dana daerah sudah masuk kita tetap akan bayarkan,” katanya.

    Baca juga:  Jurus Bupati Hermus Tekan Angka Stunting di Manokwari pada 2024

    Untuk mengantisipasi adanya isu miring terkait keterlambatan gaji, Hengky menjelaskan, bahwa kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekretariat daerah sama sekali tak menyedot anggaran khusus. Seperti bazar dan pasar murah, upacara Hari Pahlawan, serta kegiatan amal pengobatan massal dan senam, diklaim Hengky, menggunakan anggaran rutin.

    “Kegiatan-kegiatan tersebut menggunakan anggaran rutin di masing-masing OPD, seperti pengobatan massal dari dinas kesehatan yang menggunakan anggaran rutin mereka,” terang Hengky.

    Baca juga:  Harga Pangan Naik, Yacob Fonataba: Jangan Cuma Makan Nasi, Berkebun Juga

    “Senam bersama juga kita tidak keluarkan anggaran, sedangkan untuk upacara HUT Pahlawan nasional yang kita biayai hanya makanan serta honor paskibra. Selebihnya tidak ada. Jadi jangan sampai ada yang berpikir bahwa masih ada pegawai yang belum dibayar kemudian kami di sekretariat menghamburkan uang. Semua kegiatan yang berjalan tidak kami biayai,” imbuhnya. (LP6/red)

    Latest articles

    Yayasan Kasih Rumbai Koteka Apresiasi Dukungan Kapolda PB di Bidang Pendidikan

    0
    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Yayasan Kasih Rumbai Koteka Yohanis Manibui, mengapresiasi dukungan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny E...

    More like this

    Yayasan Kasih Rumbai Koteka Apresiasi Dukungan Kapolda PB di Bidang Pendidikan

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.com - Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Yayasan Kasih Rumbai Koteka Yohanis...

    Hadirkan Kesejahteraan, Bupati Hendrik Mambor Harap Jaga Kebersamaan dan Toleransi

    WASIOR, linkpapua.com– Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor mengatakan, Teluk Wondama adalah rumah bersama. Semua...

    Bupati Mambor: “Wondama Uta Wiate” Bukan Sekadar Slogan, ini Komitmen

    WASIOR, linkpapua.com- Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor mengatakan, 'Wondama Uta Wiate' yang menjadi tema...