27.9 C
Manokwari
Selasa, Februari 27, 2024
27.9 C
Manokwari
More

    Marak Isu Penculikan Anak, Polda PB Imbau Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Polda Papua Barat mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi soal isu penculikan anak yang kini marak.

    Hal ini berkaca pada kasus perempuan yang dibakar hidup-hidup lantaran dituduh sebagai pelaku penculikan anak di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Selasa (24/1/2023).

    Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi, meminta warga tenang dalam menyikapi isu penculikan anak. “Kami mengimbau warga agar tenang dan tidak mengambil tindakan hakim sendiri terkait menyikapi isu penculikan anak,” ujar Kombes Pol. Adam dalam keterangannya, Rabu (25/1/2023).

    Baca juga:  Kembali, Alumni Akpol 97 Gelar Gerai Vaksinasi Presisi Keliling

    Terkait kasus di Sorong, kata Adam, kepolisian saat ini sedang bekerja, terutama mengungkap pelaku. “Masih didalami nanti kalau fix kita akan ekspose terkait pelaku pembakaran warga,” tuturnya.

    Sementara, Kapolres melalui Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, Iptu Abdul Bayu Anand, mengatakan korban tewas diamuk massa dan dibakar bernama Wega Suki.

    Baca juga:  Mutasi Polri, Dirpamobvit dan 2 Pamen Polda Papua Barat Digeser

    “Korban yang meninggal akibat dibakar oleh massa di Kilometer 8 Kota Sorong, Papua Barat Daya, ini berinisial WS atau Wega Suki berusia sekitar 30 hingga 40 Tahun,” ungkapnya.

    Dia membenarkan bahwa korban merupakan perantauan asal Sulawesi Tenggara.

    Aktis Sosialisasi

    Satuan Binmas Polres Teluk Bintuni menjumpai warga di Pasar Sentral dalam rangka memberikan sosialisasi tentang isu penculikan anak yang kini marak.

    Kasat Binmas Polres Teluk Bintuni, Ipda Olvin Lucyana, meminta masyarakat agar jangan mudah terprovokasi informasi yang belum tentu kebenarannya alias hoaks.

    Baca juga:  Tuntutan Denda Rp404 M Ganggu Pertamina, Gubernur PB Diminta Turun Tangan

    “Jangan mudah terprovokasi dalam bertindak. Jika menemukan atau mendapatkan orang-orang yang mencurigakan agar melapor ke pihak berwajib atau polsek terdekat,” kata Ipda Olvin.

    Ipda Olvin juga meminta masyarakat tidak mengambil tindakan atau main hakim sendiri. “Jangan main hakim sendiri, tapi bagi orang tua harus perketat menjaga anak-anak,” pesannya. (*/Red)

    Latest articles

    Kejati Papua Barat Tangkap DPO Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Babo, Diburu...

    0
    MANOKWARI,LinkPapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat menangkap DPO kasus korupsi proyek pembangunan Pasar Rakyat di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni. Upaya...

    More like this

    Kejati Papua Barat Tangkap DPO Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Babo, Diburu Sampai Mamasa Sulbar

    MANOKWARI,LinkPapua.com- Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Papua Barat menangkap DPO kasus korupsi proyek...

    Ratusan Personel Polda Papua Barat Tandatangani Pakta Integritas Dikbangum Polri T.A. 2024

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Kepolisian Daerah Papua Barat melalui Biro SDM menggelar Penandatanganan pakta integritas serta pengambilan...

    Kapolda Papua Barat Cek Jalannya PSU di Beberapa TPS di Manokwari

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir ,S.I.K, M.T.C.P. didampingi Wakapolda Papua...