Senin, Oktober 3, 2022
28.7 C
Manokwari
28.7 C
Manokwari
Senin, Oktober 3, 2022

Indonesia COVID-19 Statistics

156,717
Total Kematian
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
14,516
Total Kasus Aktif
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am
6,080,451
Total Kasus Terkorfirmasi
Updated on Monday, 27 June 2022, 10:37 10:37 am

Legislator Manokwari Masrawi Ariyanto Sebut Kenaikan Harga BBM Sulitkan Masyarakat Kecil

MANOKWARI, Linkpapua.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manokwari, Masrawi Ariyanto, kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menyulitkan masyarakat kecil.

Masrawi mengatakan, saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19 yang imbasnya sangat berpengaruh pada kondisi ekonomi masyarakat.

“Hingga saat ini WHO belum mencabut status pandemi Covid-19. Artinya, di masa pandemi yang sudah pasti dampaknya masih terasa di masyarakat lalu pemerintah pusat menaikkan sejumlah harga BBM. Padahal, masyarakat sedang berupaya bangkit di masa pandemi ini. Tentu ini semakin menyulitkan masyarakat, terutama daya beli,” kata Masrawi, Rabu (7/9/2022).

Dikatakannya, dengan kenaikan harga BBM secara otomatis berdampak pada kenaikan harga barang lainnya, terutama bahan makanan. “Dengan kenaikan harga BBM pasti ada efek domino. Misalnya, kenaikan harga bama (bahan makanan) yang merupakan kebutuhan dasar. Karena distribusi barang-barang pasti menggunakan kendaraan. Ini sudah menjadi keluhan konstituen kita,” bebernya.

Baca juga:  DPRK Manokwari Kebut 19 Ranperda Tahun ini, Ada Soal Miras
Baca juga:  Proyek Jalan Indisey-Nimbay Molor, DPRD Manokwari Soroti Kontraktor

Sejumlah jenis BBM yang mengalami kenaikan, yaitu pertalite naik dari sebelumnya Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, solar dari sebelumnya Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, pertamax dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.850 per liter, dan dexlite Rp17.750 per liter.

Aspirasi ini pun secara berjenjang akan disampaikan oleh Fraksi PKS DPRD Manokwari ke pemerintah pusat. (LP3/Red)

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here