MANOKWARI, Linkpapua.com- Kepala Kepolisian Polisi Daerah (Kapolda) Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke wilayah hukum Polres Manokwari, Senin (21/6/2021). Kapolda didampingi Wakapolda, Irwasda, dan PJU lingkup Polda Papua Barat.
Dalam kesempatan ini, Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan W, melaporkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan di jajarannya.
“Inovasi yang terus dilaksanakan oleh jajaran Polres di antaranya pengantaran siswa di Pulau Mansinam, penangkaran penyu, pelayanan SIM keliling, dan yang terbaru yaitu ruang restoratif justice dari reserse serta aplikasi yang diberi nama Acem Akwei. Ada juga Bhabinkantibmas yang mengajar anak-anak sekolah,” beber Dadang.

Lagi kata Dadang, sejumlah kasus menonjol ditangani Polres Manokwari, seperti curanmor, penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, dan penipuan. Untuk membantu penanganan Covid-19, sebagian jajaran telah melakukan vaksinasi.

Sementara itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo, menitip berderet tugas kepada jajaran Polres Manokwari, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Polres Manokwari sudah bekerja maksimal dengan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan. Setiap kejadian harus hati-hati penanganannya, personel yang saya pilih untuk Polres Manokwari merupakan orang-orang yang saya anggap mumpuni menghadapi isu berkembang di Manokwari,” kata Kapolda.
Seluruh personel, kata dia, juga harus bisa memprediksi apa yang menjadi persoalan dengan memperhatikan kearifan lokal sehingga yang dilakukan jangan sampai kontra produktif.
“Inovasi yang dilakukan melahirkan hal yang luar biasa bagi masyarakat. Pelayanan publik untuk kepuasaan masyarakat sangat penting. Humas Polri harus bisa sajikan informasi sehingga perannya sangat sentral,” imbuhnya.
Kapolda mengingatkan agar bisa memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sehingga penanganan kasus tidak berlarut-larut. Selain itu, untuk penanganan Covid-19, jajaran polres diminta untuk tetap waspada.
Terlebih dalam beberapa waktu terakhir jumlahnya makin meningkat dengan adanya varian baru. Di Papua Barat sendiri, Kampung Udapi Hilir, Distrik Prafi, bisa menjadi contoh penerapan PPKM. (LP3/Red)






